Menu

Mode Gelap
Mahasiswa INU Ciamis Desak Penelusuran Dugaan Intimidasi dan Kebocoran Informasi Aksi Demonstrasi STIKOM Bandung Dorong Mahasiswa Adaptif di Era Disrupsi Digital Lewat STIKOM Expo 2026 Pemerintah Kota (Pemkot) Cimahi Gelar Konferensi Pers Terkait Rebranding RSUD Cibabat GAUL 2026 Hadirkan Kolaborasi Ekonomi Kreatif, Film Ra.ha.yu Jadi Simbol Sinergi Lintas Sektor IRPRO 2026 Sukses Digelar di Bandung, Satukan Peneliti Muda dari 12 Negara dalam Ajang Inovasi Global Disdikbud Kabupaten Subang Laksanakan Uji Kompetensi Guru, Kasubag Umpeg Turut Awasi Pelaksanaan di SMPN 4 Subang

Pemerintahan

Pembukaan Klasikal Orientasi PPPK Kota Cimahi

badge-check

Gelaran pembukaan Klasikal Orientasi PPPK Kota Cimahi 2025 di Aula BPSDM Provinsi Jawa Barat, Jumat (15/08/2025). Perbesar

Gelaran pembukaan Klasikal Orientasi PPPK Kota Cimahi 2025 di Aula BPSDM Provinsi Jawa Barat, Jumat (15/08/2025).

SAMBAS MEDIA, CIMAHIPemerintah Kota Cimahi resmi membuka kegiatan Klasikal Orientasi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Tahun 2025 di Aula Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Jawa Barat, Jumat (15/08/2025).

Sebanyak 403 peserta, yang terdiri dari tenaga pendidik, tenaga kesehatan, dan tenaga teknis, mengikuti pembekalan intensif sebagai langkah awal pengabdian mereka di lingkungan Pemkot Cimahi.

Wali Kota Cimahi, Ngatiyana

Wali Kota Cimahi, Ngatiyana, yang hadir sekaligus membuka acara, menegaskan pentingnya orientasi ini sebagai pintu gerbang pembentukan ASN yang profesional, berintegritas, dan berorientasi pada pelayanan publik. “ASN harus kita orientasi, kita perkenalkan, dan kita bekali ilmu agar mampu melaksanakan tugas pokok dengan sebaik-baiknya. Loyalitas, kedisiplinan, dan tegak lurus pada Panca Prasetya Korpri adalah fondasi utama,” tegasnya.

Kegiatan orientasi ini dilaksanakan secara bertahap. Setelah pembelajaran mandiri selama 15 hari melalui platform Massive Open Online Course (MOOC), peserta akan mengikuti pembelajaran klasikal selama dua hari. Materi mencakup pengenalan organisasi, tata kelola kerja, jabatan, penerapan fungsi dan tugas ASN, hingga manajemen kinerja organisasi. Materi tambahan meliputi kebijakan pengembangan SDM aparatur, wawasan kebangsaan, dan kedisiplinan.

Ngatiyana menambahkan, ASN baru harus memahami betul peran mereka sebagai pelaksana kebijakan publik, pelayan masyarakat, sekaligus perekat bangsa. “Yang utama adalah melayani masyarakat dengan tegas, tulus, dan penuh tanggung jawab. Dengarkan keluhan masyarakat, gunakan hati nurani dan logika. ASN harus menjadi contoh yang baik dan menghindari pelanggaran disiplin,” pesannya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Pemerintah Kota (Pemkot) Cimahi Gelar Konferensi Pers Terkait Rebranding RSUD Cibabat

30 Juli 2026 - 14:00 WIB

Program Pengabdian Masyarakat Jurusan Farmasi Poltekkes Kemenkes Bandung Kembangkan Instrumen Evaluasi Pengetahuan CPPB-IRT

22 Juli 2026 - 14:00 WIB

Sosialisasi Hasil Kajian Rebranding RSUD CIBABAT menjadi RSUD Wijaya Mulya

21 Juli 2026 - 13:00 WIB

Edukasi dan Sosialisasi Literasi Keuangan serta Pembiayaan APBN

16 Juli 2026 - 14:00 WIB

Pelepasan Mahasiswa Peserta Program PROBIDIK Gema Jawa Barat dan Penanggulangan MoU SMK bersama Dunia Industri

14 Juli 2026 - 10:00 WIB

Trending di Pemerintahan