Menu

Mode Gelap
Bantuan Pendidikan harus Tepat Sasaran, Mendikdasmen-Kejaksaan RI Perkuat Pengawasan bersama Pemerintah Daerah Kajati Jabar Pimpin Upacara Peringatan HUT PERSAJA ke-75, Perkuat Solidaritas dan Integritas Insan Adhyaksa Wujud Penguatan Kapasitas dan Kolaborasi Global Seminar Internasional pada Peringatan HUT PERSAJA ke-75 Hasil Pemetaan ITB dan Disdik Jabar Tunjukkan Pentingnya Penguatan Kompetensi Matematika Siswa Ujian Akhir Berstandar Nasional Madrasah Diniyah Takmiliyah Ula se-Kecamatan Lembang Tahun 2026 Kick Off SPMB Tahun Ajaran 2026-2027, Tidak Ada Titip Menitip Murid Baru

Berita Daerah

TPST Motah Kecamatan Bandung Kulon Jadi Studi Tiru Pemkab Pusuruan Jawa Timur

badge-check

TPST Motah Kecamatan Bandung Kulon Jadi Studi Tiru Pemkab Pusuruan Jawa Timur Perbesar

SAMBAS MEDIA, JAWA TIMUR – TPST Motah Bakul Agamis di jalan Rengas RW 06 Kelurahan Gempolsari Kecamatan Bandung Kulon menjadi tempat studi tiru bagi Pemerintah Kabupaten Pasuruan dalam hal keberhasilan pengolahan sampah di Kecamatan Bandung Kulon khususnya Kelurahan Gempolsari, Kamis (18/09/2025)

Kunjungan studi tiru Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jawa Timur dihadiri langsung oleh Sekdis DLH Kabupaten Pasuruan Gunawan beserta staf, Camat Bandung Kulon Dadang Setiawan, Kasie Pemerintahan Bandung Kulon Tjakra Irawan, DanPusdik Kowad Kolonel Nurjanah, Ketua KSM Gempolsari. Kegiatan studi tiru ini merupakan tindak lanjut dari Bupati Pasuruan yang sebelumnya telah mengunjungi TPST Motah Bakul Agamis.

Seperti yang disampaikan Camat Bandung Kulon Dadang Setiawan bahwa Pemerintah Kabupaten Pasuruan mengapresiasi inovasi Kecamatan Bandung Kulon dalam penanganan sampah melalui Motah (Mesin Olah Sampah) yang saat ini untuk tingkat Kelurahan Gempolsari telah surplus dalam penanganan sampah sebesar 249 persen, dan berkorelasi positif dengan tingkat kecamatan maka telah bisa menangani dan mengelola sampah sekitar 62 persen. Angka ini menjadi nilai lebih karena belum ada kecamatan yang bisa menangani dan mengelola sampah diatas 50 persen, ujar Dadang Setiawan.

Mesin Olah Sampah (Motah) Bandung Kulon saat ini memiliki kemampuan dalam penanganan sampah sebesar 32 ton/hari (dari 2 Motah di kel. Gempolsari), 10 ton/hari dari Motah Kel. Cigondewah Kaler dan metoda konvensional, seperti melalui magot, bata terawang, pilah sampah, kang empos dll sebesar 9 ton/hari, jadi total sampah di olah se kecamatan Bandung Kulon sebesar 51 ton/hari dari 81,2 ton/hari atau sebesar 62 persen/hari, masih tersisa 32,2 ton/hari yang masih harus ditangani, semoga kedepannya bisa menambah satu mesin lagi sehingga Kecamatan Bandung Kulon bisa mandiri dalam penanganan dan pengelolaan sampah. Guna mendukung program sampah edukasi dengan menerapkan penanganan secara konservatif terus dilaksanakan yaitu dengan program Buruan Sae, Maggot serta Bata Terawang dan program pemilahan sampah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Progres Pembangunan Jaringan Distribusi Utama di Rancamanyar dan Rancamulya

4 Mei 2026 - 15:00 WIB

Macet Parah di Jalur Cikidang Sukabumi Jelang Lebaran Ketiga, Kendaraan Nyaris tak Bergerak

23 Maret 2026 - 02:00 WIB

Kemacetan Parah di Pasar Cisarua Jelang Ramadhan, Dampak Rekayasa Lalu Lintas Jalur Puncak

16 Februari 2026 - 15:00 WIB

NGABAR Bojongmalaka Salurkan Celengan Sedekah Subuh, Perkuat Kepedulian Sosial Warga

15 Februari 2026 - 16:30 WIB

Tanah Longsor Timbun Bagian Rumah Warga di Desa Citeko, Bogor

30 Januari 2026 - 09:00 WIB

Trending di Berita Daerah