SAMBAS MEDIA, BANDUNG – Pengelolaan Pemetaan Calon Murid Baru (PCMB) yang dikelola oleh Dinas Pendidikan Jawa Barat penuh polemik dan permasalahan tanpa solusi pasti, memaksa Gubernur Jawa Barat Kang Dedi Mulyadi mengambil keputusan pengelolaan SPMB dialihkan dari Disdik ke Diskominfo.
Langkah ini diambil setelah gelombang keluhan masyarakat terus bermunculan dalam beberapa hari terakhir. Ribuan calon murid mengalami kendala mulai dari akun yang belum terverifikasi, gagal masuk ke sistem, data yang tidak terbaca, penurunan angka skor peserta didik, hingga persoalan peserta Sekolah Maung yang harus kembali mengikuti proses pendaftaran reguler.
Kang Dedi bahkan harus turun langsung ke Kantor Dinas Pendidikan Jawa Barat untuk mendengar keluhan para orang tua siswa dan meminta penjelasan dari tim yang bertanggung jawab terhadap sistem pendaftaran.
Menurut Kang Dedi, sejak awal Pemprov Jabar sebenarnya telah memiliki kebijakan bahwa seluruh aplikasi pemerintahan harus dibangun dan dikelola secara terintegrasi oleh Diskominfo. Karena itu, ia menilai pengembangan aplikasi secara terpisah oleh perangkat daerah menjadi salah satu persoalan yang harus segera dibenahi.


























