SAMBAS MEDIA, KBB – Kegaduhan akibat salah urus kebijakan Pemetaan Calon Murid Baru ( PCMB ) Jabar oleh Disdik Jabar berdampak kekacauan dalam proses penerimaan murid baru untuk SMA dan SMK tahun 2026 di Jawa Barat.
Ketegangan dan stres terlihat menghantui para calon siswa serta orang tua yang berharap cemas menunggu hasil PCMB yang dirasa janggal dan tidak adil.
Kegeraman juga diperlihatkan oleh Gunawan Rasyid Ketua Laskar Anti Korupsi Indonesia/LAKI-KBB, Sabtu (13/06/2026), menyatakan ini sudah keterlaluan karena pendidikan merupakan Hak Konstitusi yang seharusnya saat ini sudah bisa dinikmati secara baik, tapi faktanya masyarakat hanya dijadikan kelinci percobaan.

Terkait perkembangan pelaksanaan PCMB Jabar 2026, LAKI-KBB mendorong BATALKAN hasil PCMB yang mengarah finalnya menjadi penerimaan murid baru di satuan pendidikan SMA dan SMK, kembalikan penerimaan murid baru kepada proses normatif SPMB.
Untuk memastikan kejelasan akar masalah terjadinya kegaduhan tersebut, Gubernur KDM harus segera mencopot Kadisdik, DPRD Jabar segera bentuk PANSUS, lakukan investigasi terkait dugaan mal administrasi dan pelanggaran Tindak Pidana Korupsi.



























