SAMBAS MEDIA, BANDUNG – Senin 22 Juni 2026 ini penandatanganan kerjasama antara pemerintah Provinsi Jawa Barat dan Sekolah Swasta Jawa Barat (SSK) sebanyak 1.015 sekolah swasta.
FKSS Jawa Barat dukung program SSK, namun minta kepastian anggaran dan konsistensi kebijakan pendidikan.
Ketua Forum Kepala Sekolah SMA Swasta Jawa Barat (FKSS Jabar) Ade D Hendriana, S.H., menyatakan dukungannya terhadap program Sekolah Swasta Kerja Sama (SSK) yang ditandai dengan penandatanganan kerja sama antara Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan sekitar 1.015 sekolah swasta pada hari ini.
Sebagai pelaksana teknis di lapangan, FKSS Jawa Barat memandang program SSK sebagai langkah positif yang menunjukkan keberpihakan pemerintah kepada sekolah swasta. Program ini diharapkan mampu memberdayakan sekolah swasta serta memperluas akses layanan pendidikan bagi masyarakat Jawa Barat. Sekolah-sekolah yang tergabung dalam program SSK juga telah melalui proses verifikasi dan memenuhi persyaratan yang ditetapkan. Kuota SSK ini masing-masing sekolah berbeda-beda ada yang full rombel untuk SSK dan juga ada yang 1 atau 2 rombel untuk SSK tergantung kebijakan yayasan masing-masing.
Namun demikian, FKSS Jawa Barat mempertanyakan kepastian sumber pendanaan program tersebut. Berdasarkan informasi yang berkembang, dana SSK akan dicairkan sebesar 50 persen terlebih dahulu pada bulan Agustus 2026 dan bulan Januari 2027.



























