SAMBAS MEDIA, PAPUA BARAT – Tim Ekspedisi Patriot Universitas Padjadjaran (Patriot Unpad) melaksanakan pertemuan dengan Bupati Fakfak, Samaun Dahlan, S.Sos., M.AP., pada Senin, 3 Agustus 2026. Pertemuan tersebut dihadiri oleh jajaran ketua Tim Ekspedisi Patriot yang terdiri dari para dosen Universitas Padjadjaran dan menjadi bagian dari rangkaian awal pelaksanaan penugasan Tim Ekspedisi Patriot di kawasan transmigrasi Bomberay-Tomage, Kabupaten Fakfak, Papua Barat.
Pertemuan ini menjadi momentum bagi Tim Ekspedisi Patriot untuk memperkenalkan penugasan sekaligus memperoleh gambaran langsung dari pemerintah daerah mengenai kondisi wilayah, karakteristik masyarakat, potensi ekonomi, tantangan pembangunan, serta arah pengembangan kawasan Bomberay-Tomage.
Dalam pertemuan tersebut, Bupati Fakfak menyampaikan sejumlah gambaran mengenai Fakfak dan wilayah sekitarnya. Fakfak dikenal sebagai Kota Pala dan memiliki potensi besar pada sektor komoditas lokal. Selain itu, Fakfak memiliki sejarah panjang masuknya Islam dan Katolik di Papua yang turut membentuk karakter sosial dan keberagaman masyarakat di wilayah tersebut.

Bupati juga memberikan gambaran mengenai perkembangan kawasan Bomberay-Tomage yang memiliki aktivitas kendaraan cukup tinggi serta keberadaan perusahaan pupuk. Kondisi tersebut menunjukkan adanya aktivitas ekonomi dan peluang perkembangan kawasan yang perlu diperhatikan dalam perencanaan pembangunan ke depan.
Selain Bomberay-Tomage, turut disampaikan kondisi wilayah Weri yang saat ini menghadapi persoalan akses akibat adanya jembatan yang terputus. Meskipun jumlah penduduk di wilayah tersebut relatif sedikit, Weri memiliki potensi pertanian yang baik dan dalam jangka panjang memiliki peluang pengembangan sektor minyak dan gas.



























