SAMBAS MEDIA, BANDUNG – Ketua Umum DPP LSM PMPR Indonesia, Rohimat yang akrab disapa Joker, Rabu (01/07/2026), angkat bicara mengenai dinamika politik dan birokrasi di Kota Bandung yang kian hari kian menghangat. Menanggapi situasi tersebut, Joker secara tegas meminta para pemimpin di Kota Kembang untuk menyudahi ego sektoral dan fokus menjaga kondusifitas wilayah demi kepentingan masyarakat luas.
“Masyarakat sudah lelah dan muak melihat panasnya gejolak politik yang terjadi saat ini. Sudah saatnya para pemimpin di Kota Bandung kembali ke khittah, yaitu saling menjaga keharmonisan. Rempug Jungkung Sauyunan, kudu paheuyeuk-heuyeuk leungeun pikeun ngabangun Kota Bandung (harus saling bergandengan tangan untuk membangun Kota Bandung),” ujar Rohimat Joker dalam keterangannya.
Senada dengan pesan persatuan yang tertuang dalam program Bandung Utama, LSM PMPR Indonesia menekankan pentingnya lima pilar utama demi kemajuan bersama:
– Humanis: Mengutamakan rasa kemanusiaan dalam setiap langkah kebijakan.
– Harmonis: Menjaga kerukunan, saling menghargai, dan aktif membangun kebersamaan.
– Tanpa Konflik: Menyelesaikan setiap perbedaan pandangan dengan jalan musyawarah dan kepedulian.
– Tanpa Kubu: Bersatu padu tanpa membeda-bedakan golongan, karena Kota Bandung adalah milik bersama.
– Untuk Kemajuan Bersama: Bersinergi membangun Bandung yang lebih maju, berdaya saing, dan berkelanjutan.


























