Menu

Mode Gelap
Pemerintah Kota (Pemkot) Cimahi Gelar Konferensi Pers Terkait Rebranding RSUD Cibabat GAUL 2026 Hadirkan Kolaborasi Ekonomi Kreatif, Film Ra.ha.yu Jadi Simbol Sinergi Lintas Sektor IRPRO 2026 Sukses Digelar di Bandung, Satukan Peneliti Muda dari 12 Negara dalam Ajang Inovasi Global Disdikbud Kabupaten Subang Laksanakan Uji Kompetensi Guru, Kasubag Umpeg Turut Awasi Pelaksanaan di SMPN 4 Subang Swiss-Belresort Dago Heritage Bandung Hadirkan HANA Japanese Pop-Up Kitchen, Nikmati Signature 8-Course Omakase Program Pengabdian Masyarakat Jurusan Farmasi Poltekkes Kemenkes Bandung Kembangkan Instrumen Evaluasi Pengetahuan CPPB-IRT

Pendidikan

GAUL 2026 Hadirkan Kolaborasi Ekonomi Kreatif, Film Ra.ha.yu Jadi Simbol Sinergi Lintas Sektor

badge-check

Film Ra.ha.yu. Perbesar

Film Ra.ha.yu.

SAMBAS MEDIA, BANDUNG  GAUL 2026 (Gekrafs Jabar Aksi Bari Ulin) tidak hanya menjadi ruang berkumpulnya pelaku ekonomi kreatif Jawa Barat, tetapi juga menjadi momentum lahirnya kolaborasi lintas sektor melalui produksi film Ra.ha.yu, sebuah karya yang mengangkat kisah pengabdian seorang guru dari sudut pandang yang dekat dengan kehidupan masyarakat. Minggu, 26 Juli 2026.

Film Ra.ha.yu menjadi salah satu contoh nyata bagaimana subsektor film, sebagai bagian dari 17 subsektor ekonomi kreatif, mampu menyatukan berbagai potensi mulai dari pendidikan, musik, fotografi, desain komunikasi visual, animasi, teknologi digital, seni rupa, kriya, fesyen, arsitektur (set dan artistik), kuliner, hingga dunia usaha dan dunia industri.

Kolaborasi ini diprakarsai oleh GEKRAFS Jawa Barat bersama PT Chlorine Digital Media sebagai penggerak ekosistem kreatif yang menghubungkan komunitas, industri, dunia pendidikan, pemerintah dan talenta muda dalam satu proses produksi yang terintegrasi.

Dalam pelaksanaannya, SMK Al-Wafa dipercaya sebagai mitra strategis sekaligus tim produksi film Ra.ha.yu. Keterlibatan sekolah bukan sekadar menjadi lokasi praktik, melainkan sebagai bagian dari implementasi pembelajaran berbasis industri (project-based learning), di mana siswa dan guru terlibat langsung dalam proses kreatif bersama para profesional.

Produksi film ini melibatkan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari Ketua dan Pengurus GEKRAFS Jawa Barat, pengurus GEKRAFS kabupaten/kota se-Jawa Barat, komunitas kreatif, akademisi, pelaku industri, hingga mitra dunia usaha. Kolaborasi tersebut menjadi bukti bahwa pengembangan ekonomi kreatif memerlukan ekosistem yang saling mendukung, bukan hanya karya individual.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Disdikbud Kabupaten Subang Laksanakan Uji Kompetensi Guru, Kasubag Umpeg Turut Awasi Pelaksanaan di SMPN 4 Subang

24 Juli 2026 - 14:00 WIB

MPLS Pancawaluya SMK Wiraswasta Cimahi Tahun Ajaran 2026/2027

15 Juli 2026 - 14:00 WIB

PAKAR PBB sebagai Upaya Penguatan Karakter Siswa SMPN 7 Cimahi

14 Juli 2026 - 15:00 WIB

Jambore GTK PAUD Kabupaten Subang 2026 Resmi Dibuka, Wujudkan Guru PAUD yang Inovatif dan Profesional

10 Juli 2026 - 13:00 WIB

Film Scholar Indonesia Press Luncurkan Program Penerbitan Buku Gratis untuk Guru Broadcasting dan Film

7 Juli 2026 - 15:39 WIB

Trending di Pendidikan