Menu

Mode Gelap
Keluarga Ketua Umum LSM Tuar Bersatu Menunggu 8 Jam di Lorong RSHS Tanpa Tindakan, Minta Evaluasi Pelayan Rawat Inap Akademisi Empat Negara Bahas AI, Pendidikan, dan Masa Depan Produksi Film di Malaysia “Pencerahan Pengolahan Limbah B3 di RSHS Demi Keselamatan dan Kesehatan Kerja” LSM Tuar Bersatu Dorong Transparansi dan Kepatuhan Aturan TANPA AKAR TANGKALNA RUBUH, MASDA: Ngajaga Seuneu Budaya Sunda di Tengah Modernisasi Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun RI ke-81 Tingkat Kota Cimahi Semarak HUT ke-81 RI, Warga RW 14 Babakan Sari Bandung Gelar Jalan Sehat

Pendidikan

Akademisi Empat Negara Bahas AI, Pendidikan, dan Masa Depan Produksi Film di Malaysia

badge-check

International Forum: AI in Education, Film and Creative Production. Perbesar

International Forum: AI in Education, Film and Creative Production.

SAMBAS MEDIA, MALAYSIA – Perkembangan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) tidak hanya mengubah cara manusia menciptakan karya, tetapi juga memunculkan tantangan baru dalam pendidikan, etika, kepengarangan, hingga masa depan profesi kreatif.

Isu tersebut menjadi pembahasan dalam International Forum: AI in Education, Film and Creative Production yang berlangsung di SSTP JPN Kelantan, Malaysia, Selasa (18/8/2026). Forum mempertemukan akademisi, peneliti, praktisi pendidikan, dan film dari Malaysia, Thailand, Indonesia, serta Inggris dalam format hibrida.

Forum dimoderatori Assoc. Prof. Ts. Dr. Anuar bin Mohd Yusof dari Universiti Malaysia Kelantan. Sementara Assoc. Prof. Ahamad Tarmizi bin Azizan, Ps.D. membahas AI generatif dari perspektif kreativitas yang berpusat pada manusia.

Ia menyoroti perubahan hubungan antara imajinasi manusia, intensi kreatif, dan teknologi, termasuk persoalan orisinalitas, kepengarangan, identitas budaya, serta pentingnya mempertahankan manusia sebagai pengambil keputusan utama dalam proses kreatif.

Dari Thailand, Asst. Prof. Dr. Wannisa Matcha dari Prince of Songkla University membawa perspektif AI dalam pendidikan melalui learning analytics dan educational data. Pembahasannya mencakup personalisasi pembelajaran, identifikasi kebutuhan mahasiswa, pembelajaran mandiri, hingga perlindungan privasi dan penggunaan data secara bertanggung jawab.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Angkat Isu Transformasi Bisnis Berkelanjutan, 189 Kandidat Doktor Manajemen dari Seluruh Indonesia Kumpul di UNPAR

6 Agustus 2026 - 16:00 WIB

Sosialisasi Program Kerja SMP Negeri 1 Margahayu Tahun Ajaran 2026-2027

5 Agustus 2026 - 14:00 WIB

STIKOM Bandung Dorong Mahasiswa Adaptif di Era Disrupsi Digital Lewat STIKOM Expo 2026

31 Juli 2026 - 11:36 WIB

GAUL 2026 Hadirkan Kolaborasi Ekonomi Kreatif, Film Ra.ha.yu Jadi Simbol Sinergi Lintas Sektor

27 Juli 2026 - 13:42 WIB

Disdikbud Kabupaten Subang Laksanakan Uji Kompetensi Guru, Kasubag Umpeg Turut Awasi Pelaksanaan di SMPN 4 Subang

24 Juli 2026 - 14:00 WIB

Trending di Pendidikan