Sekretaris Daerah juga menambahkan bahwa sinergi dengan dunia usaha menjadi kunci keberhasilan pengelolaan sampah berkelanjutan di Cimahi. Dirinya mencontohkan kerjasama dengan PT Ayoe Indotama Textile, yang merupakan mitra strategis Dinas Lingkungan Hidup Kota Cimahi dalam bidang pengelolaan sampah.
Perusahaan yang memproduksi bahan tekstil ini berperan aktif dalam pemanfaatan Refuse Derived Fuel (RDF) hasil olahan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu Santiong sebagai pengganti bahan bakar batu bara dalam proses produksinya. Kolaborasi ini menjadi contoh penerapan ekonomi sirkular di sektor industri yang mendukung upaya pengurangan emisi karbon di Kota Cimahi.
“Ini juga salah satu perusahaan yang peduli terhadap pengelolaan sampah. Kalau tidak salah memang sudah ada kerjasama dengan PT Ayoe Indotama Textile untuk menerima RDF yang sudah dihasilkan oleh teman-teman dari Dinas Lingkungan Hidup,” imbuh Maria.
Sementara itu, Irjen Pol Rizal Irawan menegaskan bahwa Aksi Nyata Bersih Sampah merupakan gerakan bersama yang tidak dapat diselesaikan oleh pemerintah semata. Kolaborasi seluruh elemen menjadi kunci utama dalam mengatasi permasalahan persampahan nasional.
