“Kami masih akan menggelar rapat lanjutan untuk membahas teknis pelaksanaan, karena kegiatan ini melibatkan banyak pihak. Selain itu, kami juga menggandeng pelaku UMKM agar kegiatan ini dapat memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar. Istilahnya dalam bahasa Jawa, ‘gawe’ atau membawa dampak positif bagi warga,” ujarnya.
Mafud menambahkan, bibit mangrove yang akan ditanam berasal dari terminal Peti Kemas dan saat ini dalam kondisi siap digunakan. Ia juga mengungkapkan bahwa dirinya bermitra dengan pihak Pelindo dalam penyediaan bibit tersebut.

“Total bibit yang kami siapkan sebenarnya mencapai sekitar 10.000, namun untuk kegiatan pada tanggal 10 Mei nanti akan ditanam sekitar 3.000 bibit di beberapa titik lokasi,” jelasnya.
Lebih lanjut, kegiatan ini juga akan melibatkan berbagai organisasi sosial dan komunitas di Surabaya, dengan jumlah peserta diperkirakan mencapai ratusan orang.*
(Red)

























