Pendekataan di hilir antara lain 1) melarang TPA open dumping secara bertahap; 2) meningkatkan DAK dan insentif bagi daerah; 3) membangun infrastruktur pengolahan di 33 kota besar; 4) memperkuat skema extended producer responsibility bagi produsen. Sedangkan pendekatan di hulu, yaitu : 1) melarang impor scrap plastik; 2) mendorong pembatasan plastik sekali pakai melalui Peraturan Daerah; 3) menggalakkan edukasi publik dan ekonomi sirkular; 4) serta menyusun regulasi pelarangan produksi plastik sekali pakai yang sulit didaur ulang.
Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Cimahi Chanifah Listyarini menyebutkan tujuan dari peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia adalah mengarahkan seluruh pemangku kepentingan untuk melakukan aksi nyata, meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pengelolaan sampah berkelanjutan, mendorong kolaborasi lintas sektor, dan menunjukkan komitmen indonesia dalam forum global.
Berikut rangkaian kegiatan peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tingkat Kota Cimahi Tahun 2025: 1) webinar bahaya mikroplastik; 2) aksi bersih sampah plastik di lingkungan pasar; 3) apel bersama di alun-alun kota cimahi dan IKIP Siliwangi; 4) penandatanganan komitmen bersama pemuka agama islam dan kristen se-Kota Cimahi; 5) lomba melukis media tanam plastik dan menanam bibit pohon jenjang SD/sederajat se-Kota Cimahi dan jenjang SMP/sederajat se-Kota Cimahi; 6) aksi bersih sampah plastik di rumah ibadah, kampus, sungai, perkantoran, wilayah masyarakat, dan kampung cendekia; 7) uji emisi dan pemantauan kualitas udara ambien di sekitar tempat pengolahan sampah.*
(Red/Sumber: IKPS)
























