Pada intinya, “waiting (come home)” bercerita tentang rasa rindu. “Aku biasanya nulis lagu tentang kesedihan atau patah hati—mungkin karena dulu aku belum pernah benar-benar merasakan cinta yang terasa nyata. Tapi sejak sama dia, pandanganku berubah. Dia bikin aku percaya kalau cinta itu nyata, dan layak diperjuangkan, bahkan dari jarak jauh. Tahun pertama kami harus jalanin long-distance, dan itu nggak mudah. Banyak tantangan, dan yang paling berat pasti rasa kangen. Tapi semakin dipikirin, justru ada sisi romantisnya juga—cara kita terus milih satu sama lain setiap hari, sambil nunggu momen akhirnya bisa bareng lagi,” ujar Ashira. Dengan lirik yang ringan tapi tetap cerdas serta melodi yang mudah dinikmati, Ashira memberi ruang bagi pendengar untuk menemukan makna mereka sendiri dalam lagu ini—entah tentang hubungan jarak jauh, kehilangan secara emosional, atau cerita personal lainnya.
Single ini akan tersedia secara global di seluruh platform digital streaming mulai 4 Mei 2026. Video musiknya juga akan segera tayang di channel YouTube resmi Ashira Zamita dalam waktu dekat, dengan tanggal yang masih akan diumumkan.
Lewat rilisan ini, Ashira Zamita bukan sekadar merilis lagu baru—tapi juga memperkenalkan versi dirinya yang lebih jujur, satu per satu cerita di setiap langkahnya.
(Red)
