Sementara Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kota Surabaya, Syamsul Hariadi, optimis bahwa Suroboyo 10K memiliki potensi besar untuk terus berkembang sebagai agenda sport tourism sekaligus bagian dari gaya hidup sehat masyarakat.
Menurutnya, antusiasme masyarakat yang terlihat sejak awal pelaksanaan menunjukkan bahwa Surabaya memiliki semangat yang kuat terhadap aktivitas positif dan budaya hidup sehat melalui olahraga. Ia juga mengapresiasi kehadiran para wali kota dan wakil wali kota dari kota-kota anggota The Ultimate 10K Series Powered by bank bjb seperti Semarang, Bandung, dan Tangerang yang turut hadir dalam gelaran tersebut.
Kehadiran para pemimpin daerah tersebut dinilai menjadi bentuk dukungan sekaligus memperkuat kolaborasi antar kota dalam mengembangkan sport tourism di Indonesia. Syamsul berharap Suroboyo 10K tidak hanya menjadi event olahraga tahunan, tetapi juga mampu memberikan dampak positif terhadap sektor pariwisata, ekonomi lokal, UMKM, serta memperkuat citra Surabaya sebagai kota yang aktif, sehat, dan terbuka terhadap berbagai event berskala besar. Salah satu bukti nyata terlihat dari keterlibatan UMKM melalui area DIGI bank bjb Teras Lokal yang telah meramaikan rangkaian kegiatan sejak race pack collection hingga race day.
“Kami berharap Suroboyo 10K tidak hanya menjadi event olahraga tahunan, tetapi juga mampu memberikan dampak positif bagi pariwisata, ekonomi lokal, UMKM, hingga memperkuat citra Kota Surabaya sebagai kota yang aktif, sehat, dan terbuka untuk berbagai event berskala besar,” ujar Syamsul.
