SAMBAS MEDIA, CIMAHI – Langkah tegas namun humanis diambil Pemerintah Kota Cimahi untuk menjaga keamanan warganya. Rabu malam (13/08/2025) di Lapangan Kantor Pemkot Cimahi menjadi pusat perhatian ketika digelar Apel Siaga Penerapan Jam Malam sekaligus pelepasan Satgas Pemberantasan Premanisme.
Apel ini dihadiri seluruh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), perangkat daerah, serta 24 instansi vertikal. Komandan Kodim dan Kapolres Cimahi lebih dulu memberikan sambutan yang menegaskan kesiapan personel dan strategi pengamanan.
Puncak acara adalah pidato Wali Kota Cimahi yang menegaskan komitmen menjaga kota ini tetap aman.
“Kota Cimahi adalah rumah kita bersama. Keamanan dan kondusivitas adalah harga mati. Penerapan jam malam dan patroli akan dilakukan secara humanis, khususnya bagi pelajar, agar mereka bisa fokus mempersiapkan masa depan. Pelajar adalah aset berharga yang wajib kita lindungi,” ucapnya lantang.
Turut hadir Dr. Lia Nur’asriah, M.Pd., Kepala MAN Kota Cimahi yang mewakili Kementerian Agama, bersama perwakilan kepala MI, MTs, dan MA. Dalam wawancaranya, Lia menegaskan pentingnya pencegahan sejak dini.
“Mencegah lebih baik daripada mengobati. Upaya preventif, perlindungan, dan edukasi adalah keniscayaan. Penanganan pascakejadian jauh lebih sulit dan mahal,” ujarnya.
Apel diakhiri dengan pelepasan resmi patroli gabungan oleh Wali Kota Cimahi. Malam itu, di bawah cahaya lampu jalan, puluhan personel bergerak ke berbagai titik rawan untuk menegakkan aturan jam malam dan memberantas premanisme.
Dengan langkah ini, Cimahi mengirim pesan jelas: keamanan generasi muda adalah prioritas, dan seluruh komponen kota bersatu menjaganya.***
(Red)
