Dalam kegiatan tersebut, pegawai yang terindikasi memiliki gejala Tuberkulosis akan diarahkan untuk menjalani pemeriksaan lanjutan sesuai prosedur yang berlaku. Selain sebagai upaya deteksi dini, kegiatan ini juga menjadi sarana edukasi bagi pegawai mengenai gejala TB, langkah pencegahan, serta pentingnya menjalani pengobatan secara tuntas.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Cimahi, Mulyati, menegaskan bahwa skrining di lingkungan kerja merupakan langkah strategis untuk memperluas cakupan penemuan kasus TB.
“Deteksi dini tidak hanya dilakukan di fasilitas pelayanan kesehatan, tetapi juga perlu diperluas ke berbagai lingkungan, termasuk tempat kerja. Melalui skrining ini, kasus TB diharapkan dapat ditemukan lebih cepat sehingga pengobatan dapat segera dilakukan dan penularan dapat dicegah,” ujarnya.

Pengendalian TB tidak hanya penting dalam konteks penanganan penyakit menular, tetapi juga memiliki peran strategis dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia.
Upaya penanggulangan TB yang efektif dinilai menjadi salah satu bagian penting dalam menyiapkan generasi yang sehat, produktif, dan berkualitas dalam menyongsong visi pembangunan nasional menuju Indonesia Emas 2045.

























