SAMBAS MEDIA, BANDUNG – Keluarga Besar Tengah Imah menyampaikan duka cita dan belasungkawa yang mendalam atas peristiwa berdarah di Pasar Induk Caringin yang mengakibatkan jatuhnya korban jiwa. Peristiwa tersebut juga menyisakan duka mendalam bagi Keluarga Besar AMS yang kehilangan dua anggota terbaiknya.
Dalam pernyataan sikapnya, Keluarga Besar Tengah Imah menyampaikan simpati kepada keluarga korban yang ditinggalkan. Mereka berharap keluarga yang tengah berduka diberikan kekuatan, ketabahan, dan keikhlasan dalam menghadapi musibah tersebut.
Selain menyampaikan belasungkawa, Keluarga Besar Tengah Imah juga memberikan apresiasi kepada jajaran aparat kepolisian atas gerak cepat dan keseriusannya dalam menangani perkara tersebut. Langkah kepolisian yang telah mengamankan sejumlah terduga pelaku dinilai menjadi bagian penting dalam proses pengungkapan kasus.
Keluarga Besar Tengah Imah menegaskan komitmennya untuk terus mengawal dan mendukung upaya aparat kepolisian agar perkara tersebut dapat diungkap secara menyeluruh, profesional, dan transparan.
Mereka juga berharap penyidik mendalami kemungkinan adanya aktor intelektual di balik peristiwa berdarah tersebut. Apabila ditemukan bukti keterlibatan pihak lain yang merencanakan atau mengendalikan kejadian itu, seluruh pihak yang bertanggung jawab diharapkan dapat diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
Pasar Induk Caringin Perlu Evaluasi Menyeluruh
Keluarga Besar Tengah Imah menilai bahwa pasar bukan sekadar pusat perdagangan, melainkan juga tempat bergantungnya kehidupan banyak orang. Pedagang, pekerja, dan berbagai lapisan masyarakat mencari nafkah di kawasan tersebut demi memenuhi kebutuhan hidup keluarga mereka.
























