Oleh: Jahar Qaulani, S.Psi
Guru BK SMKN 3 Baleendah
SAMBAS MEDIA – Kita hidup pada masa dimana generasi muda harus memikul beban yang sebagian besar bukan mereka ciptakan. Generasi muda hari ini tengah menghadapi konsekuensi dari berbagai kerusakan alam, sosial dan moral yang hakekatnya merupakan warisan dari generasi tua.
Bencana alam, kekacauan sosial, merosotnya moral, hingga budaya korup yang mengakar bukanlah sesuatu yang muncul begitu saja. Semuanya adalah produk dari kebiasaan yang merusak dan perilaku koruptif yang dinormalisasikan, diwariskan dan dibiarkan berlangsung, bahkan dipelihara selama puluhan tahun.
Ketika nilai-nilai integritas digantikan oleh kompromi serta kepentingan pribadi, maka bencana alam dan sosial bukan lagi sekadar ancaman, ia akan menjadi realitas yang akan terus berulang.
Hari ini, berbagai bencana alam dan sosial yang muncul dapat kita baca sebagai “tanda dari alam”. Sebuah cermin betapa perilaku koruptif telah mengakar ke hampir semua lini kehidupan; birokrasi, pendidikan, sosial, bahkan dalam kehidupan sehari-hari.
Bencana alam seperti banjir, longsor dan kerusakan lingkungan hanyalah sebagian dari deretan persoalan yang menggunung. Semua itu adalah jejak panjang dari kebijkan, keputusan dan kompromi tanpa melibatkan moral yang dilakukan oleh sebagian generasi tua. sehingga generasi muda harus menghadapi konsekuensi dari pilihan generasi sebelumnya.
