Ngatiyana menegaskan bahwa Puskesmas Cibeureum akan menjadi percontohan bagi puskesmas lain di Cimahi dalam hal desain, tata ruang, dan pola layanan. “Setelah ini, kita harapkan puskesmas di wilayah lain juga bisa mengadopsi standar yang sama,” tukasnya.
Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan Kota Cimahi Mulyati menjelaskan bahwa pembangunan Puskesmas Cibeureum ini sesuai dengan Permenkes No. 19 tahun 2024, dimana pelayanan yang ada di puskesmas ini adalah pelayanan yang promotif, preventif, kuratif, rehabilitatif, dan paliatif.

Mulyati menjelaskan lebih rinci bahwa puskesmas yang akan dibangunmerupakan Puskesmas dengan Integrasi Layanan Primer, “Jadi akan ada lima klaster. Klaster 1 itu nanti ada di lantai 2, kaitan dengan manajemen. Klaster 2 itu Adalah pelayanan kesehatan ibu dan anak. Klaster 3 itu Adalah pelayanan kesehatan lansia dan usia produktif. Kemudian klaster 4 adalah untuk pemberantasan penyakit dan kesehatan lingkungan. Kemudian klaster 5 adalah lintas klaster, di dalamnya termasuk IGD, pelayanan gigi, dan laboratorium,” jelasnya.
Mulyati juga menjelaskan bahwa target pembangunan akan rampung pada akhir tahun 2025. “Kalau tidak ada hambatan berarti, insyaallah pada awal tahun 2026 Puskesmas Cibeureum sudah mulai beroperasi dan melayani masyarakat,” pungkasnya.***
(Red/Bidang IKPS)



























