Menu

Mode Gelap
Edukasi dan Sosialisasi Literasi Keuangan serta Pembiayaan APBN MPLS Pancawaluya SMK Wiraswasta Cimahi Tahun Ajaran 2026/2027 PAKAR PBB sebagai Upaya Penguatan Karakter Siswa SMPN 7 Cimahi Pelepasan Mahasiswa Peserta Program PROBIDIK Gema Jawa Barat dan Penanggulangan MoU SMK bersama Dunia Industri Pembukaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran 2026-2027 Kota Cimahi Festival Asia Afrika 2026 Meriah, Karnaval Budaya Satukan Semangat Persahabatan Antarbangsa

Organisasi

International Applied Mathematics Olympiad (IAMO) 2026 Grand Final Round Resmi Dibuka di Bandung

badge-check

International Applied Mathematics Olympiad (IAMO) 2026 Grand Final Round Resmi Dibuka di Bandung Perbesar

SAMBAS MEDIA, BANDUNGIndonesian Scientific Society (ISS) secara resmi membuka rangkaian kegiatan Grand Final Round International Applied Mathematics Olympiad (IAMO) 2026 yang diselenggarakan di Savoy Homann Hotel Kota Bandung, Jawa Barat, 21 – 23 Mei 2026.

Kompetisi internasional ini mempertemukan para finalis terbaik dari berbagai negara untuk berkompetisi, berkolaborasi, dan mengembangkan kemampuan matematika terapan dalam konteks permasalahan dunia nyata.

Acara pembukaan berlangsung dengan khidmat dan penuh semangat internasional. Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Direktur SEAQIS QITEP in Science, Bapak Reza Setiawan, yang dalam sambutannya menekankan pentingnya penguasaan sains dan matematika sebagai fondasi dalam menghadapi tantangan global abad ke-21.

Beliau juga mengapresiasi terselenggaranya IAMO sebagai wadah yang mendorong lahirnya generasi muda yang unggul, inovatif, dan mampu berkontribusi dalam pembangunan berkelanjutan melalui ilmu pengetahuan.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Umum Indonesian Scientific Society (ISS), Iwan Budiman, menyampaikan bahwa IAMO bukan sekadar ajang kompetisi matematika, melainkan sebuah platform pendidikan yang dirancang untuk membentuk keterampilan abad ke-21 yang sangat dibutuhkan oleh generasi masa depan.
“IAMO adalah kompetisi yang dirancang untuk mengembangkan kemampuan berpikir kritis, kreativitas, kolaborasi, komunikasi, serta pemecahan masalah berbasis data dan logika. Melalui tantangan matematika terapan yang kontekstual, peserta tidak hanya dituntut menguasai konsep akademik, tetapi juga mampu mengaplikasikan pengetahuan mereka untuk menjawab berbagai persoalan nyata yang dihadapi masyarakat global,” ujar Iwan Budiman.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Ketum PMPRI Desak KPK dan BPKP Usut Tuntas Dugaan Mark-Up Gembok Ditjen PAS Senilai Rp 92 Miliar

6 Juli 2026 - 14:00 WIB

Suhu Politik Memanas, Ketum PMPRI Rohimat Joker Minta Pemimpin Kota Bandung Saling Menjaga Keharmonisan

1 Juli 2026 - 13:00 WIB

APAK Soroti Kinerja Inspektorat, Minta Pengawasan Daerah Tidak Sekadar Formalitas

15 Juni 2026 - 19:00 WIB

LAKI-KBB Dukung DPRD Jabar Bentuk Pansus, BATALKAN hasil PCMB, Usut Dugaan Korupsi di Disdik Jabar

13 Juni 2026 - 13:00 WIB

FKSS Jawa Barat Kritik Keras PCMB dalam Sistem SPMB 2026/2027

12 Juni 2026 - 19:09 WIB

Trending di Organisasi