SAMBAS MEDIA, BANDUNG – Indonesian Scientific Society (ISS) secara resmi membuka rangkaian kegiatan Grand Final Round International Applied Mathematics Olympiad (IAMO) 2026 yang diselenggarakan di Savoy Homann Hotel Kota Bandung, Jawa Barat, 21 – 23 Mei 2026.
Kompetisi internasional ini mempertemukan para finalis terbaik dari berbagai negara untuk berkompetisi, berkolaborasi, dan mengembangkan kemampuan matematika terapan dalam konteks permasalahan dunia nyata.

Acara pembukaan berlangsung dengan khidmat dan penuh semangat internasional. Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Direktur SEAQIS QITEP in Science, Bapak Reza Setiawan, yang dalam sambutannya menekankan pentingnya penguasaan sains dan matematika sebagai fondasi dalam menghadapi tantangan global abad ke-21.
Beliau juga mengapresiasi terselenggaranya IAMO sebagai wadah yang mendorong lahirnya generasi muda yang unggul, inovatif, dan mampu berkontribusi dalam pembangunan berkelanjutan melalui ilmu pengetahuan.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Umum Indonesian Scientific Society (ISS), Iwan Budiman, menyampaikan bahwa IAMO bukan sekadar ajang kompetisi matematika, melainkan sebuah platform pendidikan yang dirancang untuk membentuk keterampilan abad ke-21 yang sangat dibutuhkan oleh generasi masa depan.
“IAMO adalah kompetisi yang dirancang untuk mengembangkan kemampuan berpikir kritis, kreativitas, kolaborasi, komunikasi, serta pemecahan masalah berbasis data dan logika. Melalui tantangan matematika terapan yang kontekstual, peserta tidak hanya dituntut menguasai konsep akademik, tetapi juga mampu mengaplikasikan pengetahuan mereka untuk menjawab berbagai persoalan nyata yang dihadapi masyarakat global,” ujar Iwan Budiman.

























