Program Cimahi Reading Habit yang digulirkan sejak 2014 kini telah memasuki usia lebih dari satu dekade. Konsistensi program ini membuahkan hasil nyata, bukan hanya terlihat dari meningkatnya minat baca siswa, tetapi juga mendapat pengakuan eksternal. Pada tahun 2023, CRH meraih Juara 1 Kompetisi Inovasi Cimahi Motekar Award untuk kategori perangkat daerah. Penghargaan tersebut menjadi bukti bahwa program ini dianggap inovatif, berkelanjutan, dan berdampak langsung bagi masyarakat.
Melalui Jambore CRH 2025, Pemerintah Kota Cimahi menegaskan kembali bahwa literasi adalah fondasi penting untuk membangun generasi cerdas, kritis, dan berkarakter. Budaya membaca diyakini mampu memperkuat daya saing anak-anak Cimahi sekaligus menjaga identitas budaya daerah.

“Budaya membaca harus menjadi bagian dari kehidupan anak-anak kita. Dengan membaca, mereka tidak hanya menambah pengetahuan, tetapi juga memperluas wawasan dan mempertajam karakter. Inilah bekal untuk menghadapi masa depan yang penuh tantangan,” tutup Ngatiyana.
Selain program Jambore Reading Habit, Pemkot Cimahi terus menghadirkan inovasi layanan literasi. Antara lain aplikasi e-Lib Cimahi yang memungkinkan masyarakat membaca buku digital kapan saja, Perpustakaan Umum Kota Cimahi dengan 14.721 judul koleksi, dua unit mobil perpustakaan keliling, serta sudut baca di kelurahan, kecamatan, hingga Kotak Literasi Cerdas (Kolecer) dan Kotak Literasi Warga Cimahi (Kolwaci). Upaya ini terbukti meningkatkan jumlah pemustaka aktif dari 32.090 orang pada 2023 menjadi 40.152 orang pada 2024.Melalui upaya-upaya peningkatan minat baca ini, Pemerintah Kota Cimahi optimis gerakan literasi akan semakin mengakar, melahirkan siswa-siswa yang bukan hanya gemar membaca, tetapi juga bangga dengan budaya daerahnya.*
(Red/Bidang IKPS)

























