Menu

Mode Gelap
Unjuk Karya Siswa SMK pada Pelaksanaan UKK Kejati Jabar Gelar Kegiatan Penyuluhan Hukum Jaksa Masuk Sekolah di SMPN 1 Padalarang Kolaborasi CSA Indonesia, Q-SYS, dan Shure Hadirkan Pusat Teknologi Terintegrasi Jaksa Sahabat Guru Ciptakan Sekolah yang Aman dan Nyaman, Anti Bullying serta Anti Kekerasan Gentra Lestari Budaya hadir di Paguyuban BANDUNGARIUNG Membawa UMKM Lokal ke Global Ketua Umum DePA-RI Minta Menteri Haji Tidak Ceroboh Soal War Tiket Haji

Berita Daerah

Kecamatan Bandung Kulon Torehkan Capaian 62,8% Penanganan Sampah

Perbesar

TPST MOTAH 21-32 Bakul Agamis, Keluarahan Gempolsari, Kecamatan Bandung Kulon, Kota Bandung

Yang tak kalah menarik, abu sisa pembakaran MOTAH diolah menjadi paving block bernilai ekonomis. Inovasi ini membentuk rantai ekonomi sirkular yang menghidupkan kembali nilai sampah.

Dampak untuk Kecamatan Bandung Kulon

Kecamatan Bandung Kulon dengan jumlah penduduk sekitar 140 ribu jiwa menghasilkan 81,2 ton sampah per hari. Berkat surplus Gempolsari dan kontribusi kelurahan lain, kini tercatat 51 ton per hari berhasil diolah, setara 62,8 persen.

Angka ini menempatkan Bandung Kulon sebagai salah satu kecamatan dengan kinerja pengelolaan sampah terbaik di Kota Bandung.

Camat Bandung Kulon, Dadang Setiawan, S.IP., M.Si, menyampaikan bahwa capaian ini adalah buah dari kerja kolektif.

“Dulu Gempolsari dikenal dengan gunungan sampahnya. Tetapi dengan semangat kolaborasi antara pemerintah, kelurahan, dan masyarakat, kita mampu mengubah masalah menjadi peluang. Surplus pengolahan di Gempolsari, inovasi TPST Bakul Agamis, hingga pemanfaatan abu menjadi paving block adalah bukti nyata ekonomi sirkular berjalan. Capaian 62,8% bukan sekadar angka, melainkan bukti bahwa kerja bersama bisa menghasilkan perubahan besar bagi lingkungan dan ekonomi warga.”

Lurah Gempolsari turut memberikan apresiasi tinggi terhadap peran kepemimpinan Camat Bandung Kulon. “Kami sangat mengapresiasi kepemimpinan Bapak Camat Bandung Kulon yang mampu mengatasi permasalahan gunungan sampah yang bertahun-tahun membelenggu Gempolsari. Dengan kepemimpinan yang tegas, konsisten, dan penuh inovasi, beliau berhasil membawa Gempolsari menuju surplus pengolahan sampah. Ini sungguh luar biasa dan menjadi kebanggaan warga kami,” ujar Lurah Gempolsari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Macet Parah di Jalur Cikidang Sukabumi Jelang Lebaran Ketiga, Kendaraan Nyaris tak Bergerak

23 Maret 2026 - 02:00 WIB

Kemacetan Parah di Pasar Cisarua Jelang Ramadhan, Dampak Rekayasa Lalu Lintas Jalur Puncak

16 Februari 2026 - 15:00 WIB

NGABAR Bojongmalaka Salurkan Celengan Sedekah Subuh, Perkuat Kepedulian Sosial Warga

15 Februari 2026 - 16:30 WIB

Tanah Longsor Timbun Bagian Rumah Warga di Desa Citeko, Bogor

30 Januari 2026 - 09:00 WIB

Pembatas Jalan Ilegal di Jalan Mohammad Toha, Pengendara Jadi Korban Kelalaian Pengawasan

19 Januari 2026 - 15:00 WIB

Trending di Berita Daerah
Exit mobile version