Menu

Mode Gelap
AKPI Jawa Barat Resmikan Kantor Sekretariat, Perkuat Peran Kurator Dukung Pertumbuhan Ekonomi Daerah Harmonisasikan Kesejahteraan di Sekolah, PGRI Kota Cimahi Gelar Talkshow Kesehatan Mental Angkat Isu Transformasi Bisnis Berkelanjutan, 189 Kandidat Doktor Manajemen dari Seluruh Indonesia Kumpul di UNPAR PPPAU Jatim Gelar Bakti Sosial Khitan Massal Menyambut Bulan Bakti TNI AU ke-79 Sosialisasi Program Kerja SMP Negeri 1 Margahayu Tahun Ajaran 2026-2027 Patriot Unpad Bertemu Bupati Fakfak, Bahas Potensi dan Tantangan Pengembangan Kawasan Bomberay-Tomage

Pendidikan

Kepala SMPN 3 Margahayu Reti Damayanti, S.Pd., M.M., Perwakilan Kabupaten Bandung di Pelatihan SPAB Tingkat Nasional

badge-check

Kepala SMPN 3 Margahayu Reti Damayanti, S.Pd., M.M., Perwakilan Kabupaten Bandung di Pelatihan SPAB Tingkat Nasional Perbesar

SAMBAS MEDIA –  Guna meningkatkan kemampuan sumber daya satuan pendidikan dalam menanggulangi bencana, Sekretariat Nasional Satuan Pendidikan Aman Bencana (Seknas SPAB) Kementerian Pendidikan Dasar Dan Menengah bekerjasama dengan Politeknik Akbara Surakarta dan Yayasan Save the Children adakan Pelatihan Pendidikan di Situasi Darurat Bencana yang dilaksanakan secara daring 5,6, 16 dan 20 Desember 2024, serta luring pada tanggal 10-12 Desember 2024 di Kota Surakarta.

Kegiatan pelatihan pendidikan di situasi darurat bencana diikuti oleh perwakilan dari berbagai provinsi yang memiliki latar belakang baik kepala sekolah, komite sekolah, dewan pendidikan serta masyarakat umum.

Reti Damayanti, S.Pd., M.M., yang saat ini menjadi kepala SMPN 3 Margahayu Kabupaten Bandung terpilih menjadi perwakilan Kabupaten Bandung guna mengikuti pelatihan.

Seperti yang disampaikan Reti Damayanti, S.Pd., M.M., Kamis (09/01/2025), bahwa banyak pengalaman yang didapatkan dalam pelatihan pendidikan di situasi darurat bencana.

Reti Damayanti menerangkan bahwa SPAB dilaksanakan pada situasi normal, darurat dan pasca bencana. Program ini diatur dalam Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) Nomor 33 Tahun 2019. SPAB dapat terealisasi melalui 3 pilar yaitu: fasilitas belajar yang lebih aman, manajemen penanggulangan bencana dan kesinambungan pendidikan serta pendidikan pengurangan risiko. Dalam siklus manajemen bencana yang benar yang pertama tahap pra bencana terdiri dari pencegahan, mitigasi, Kesiapsiagaan dan peringatan dini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Angkat Isu Transformasi Bisnis Berkelanjutan, 189 Kandidat Doktor Manajemen dari Seluruh Indonesia Kumpul di UNPAR

6 Agustus 2026 - 16:00 WIB

Sosialisasi Program Kerja SMP Negeri 1 Margahayu Tahun Ajaran 2026-2027

5 Agustus 2026 - 14:00 WIB

STIKOM Bandung Dorong Mahasiswa Adaptif di Era Disrupsi Digital Lewat STIKOM Expo 2026

31 Juli 2026 - 11:36 WIB

GAUL 2026 Hadirkan Kolaborasi Ekonomi Kreatif, Film Ra.ha.yu Jadi Simbol Sinergi Lintas Sektor

27 Juli 2026 - 13:42 WIB

Disdikbud Kabupaten Subang Laksanakan Uji Kompetensi Guru, Kasubag Umpeg Turut Awasi Pelaksanaan di SMPN 4 Subang

24 Juli 2026 - 14:00 WIB

Trending di Pendidikan