Kepala MAN Kota Cimahi: “Semua Berawal dari Keinginan Bersama Memajukan Peserta Didik”
Kepala MAN Kota Cimahi, Dr. Lia NurAsriah, M.Pd., dalam paparannya menjelaskan bahwa keberhasilan madrasah tidak lepas dari adanya “keinginan bersama” untuk memajukan peserta didik. Modal utama itu kemudian dipupuk dengan sinergitas semua pihak: orang tua, komite, masyarakat, serta para guru dan tenaga kependidikan.
Dengan rendah hati, Ibu Kamad menyampaikan bahwa pihaknya belum merasa pantas menjadi rujukan studi tiru. Namun ia sangat bersyukur dan terhormat MAN Kota Cimahi dapat dikunjungi oleh rombongan dari NTB yang datang dari daerah jauh untuk belajar bersama. “Prestasi kami masih sedikit, tetapi kami terus berbenah. Semoga kunjungan ini membawa manfaat bagi kita semua,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, sejarah singkat MAN Kota Cimahi juga ditayangkan untuk memberi motivasi. MAN Kota Cimahi merupakan madrasah aliyah termuda di Jawa Barat, menjadi MAN ke-77, dengan SK resmi dari Menteri Agama RI tertanggal 16 Maret 2009.
Humas MAN KoCi, Kholis Aliyudin, M.Si., turut memberikan pantun yang mengundang senyum para tamu:
“Dikira sudah di Prancis, ternyata masih di Belgia, Awalnya kami menangis, Insya Allah ke depan akan terus bahagia.”

























