Bupati KDS mengaku telah berkoordinasi dengan berbagai pihak, termasuk PDAM dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), guna menyiapkan cadangan air bersih bagi masyarakat.
Pemerintah daerah akan menempatkan tangki air dan tandon di sejumlah wilayah yang berpotensi mengalami kekurangan air bersih.
“Air minum merupakan kebutuhan dasar masyarakat. Karena itu, sejak sekarang kita harus mempersiapkan lokasi-lokasi yang berpotensi terdampak kekeringan,” katanya.
Di sektor pertanian, Pemkab Bandung juga tengah mempercepat pembangunan dan rehabilitasi jaringan daerah irigasi. Dari total 546 titik daerah irigasi yang diusulkan, pemerintah pusat telah menyetujui anggaran sebesar Rp334 miliar pada tahun ini, sementara sisanya direncanakan akan dilanjutkan pada tahun berikutnya.
Program tersebut diharapkan dapat memperkuat ketahanan pangan sekaligus menjaga produktivitas pertanian di Kabupaten Bandung.
