Guru setelah memahami cara, model dan strategi pembelajaran yang berkualitas harus bisa bermakna dan memberikan manfaat bagi murid-muridnya.
Dr. Edy Purwanto menekankan jika tantangan nyata guru KIK melahirkan lulusan selain memiliki kompetensi pedagogis sekaligus harus memiliki keterampilan kewirausahaan digital.
Dalam kesempatan ini turut hadir Dr. Tonton Wakil Rektor Ma’soem University membuka dan memberikan pembekalan kegiatan MGMP KIK jika guru-guru SMK selain kesibukan mengajar harus menjadi teladan atau contoh bagi murid-muridnya untuk memiliki usaha baik bisnis konvensional maupun online.
Kedudukan guru saat ini sebagai teachpreneur, sebagai pendidik harus mampu mengelaborasi perannya sebagai pengajar dan wirausahawan. Di era transformasi digital, guru sebagai teachpreneur tidak hanya mentransfer ilmu, tetapi juga mengembangkan inovasi pembelajaran, produk edukasi, serta layanan berbasis teknologi. Terutama di era digital saat ini, Dr. Tonton memberikan beberapa tips bagaimana guru bisa menghasilkan penghasilan atau tambahan uang tanpa harus mengganggu kesibukan mengajar di kelas. Dengan meluangkan waktu dalam hitungan beberapa menit dengan menguasai teknologi dan AI, sebelum mengajari siswanya berwirausaha maka guru-gurunya terlebih dahulu menjadi wirausaha era digital.


























