Menu

Mode Gelap
Progres Pembangunan Jaringan Distribusi Utama di Rancamanyar dan Rancamulya Upacara Hari Pendidikan Nasional Tingkat Kota Cimahi Tahun 2026 Kajati Jabar Lantik Asisten Intelijen dan Kepala Kejaksaan Negeri Kota Cirebon Hardiknas 2026, Momentum Refleksi dan Hidupkan Kembali Spirit Pendidikan Nasional Mini Job Fair SMKN 5 Pangalengan Jembatani Lulusan dengan Dunia Industri Pelajar Indonesia Tampilkan Solusi Masa Depan di Young Change-Maker Summit 2026

Komunitas

KPJ Kabupaten Bandung Gelar Festival Musik Jalanan Lomba Ngamen Solois Guna Meningkatkan Kualitas Bermusik

badge-check

KPJ Kabupaten Bandung Gelar Festival Musik Jalanan Lomba Ngamen Solois Guna Meningkatkan Kualitas Bermusik Perbesar

“Pertama-tama saya sampaikan permohonan maaf dari Pak Kadisbudpar yang tidak bisa hadir di acara ini, karena kesibukan kami di Disbudpar sangat padat terutama weekend. Kalau week day bertugas di kantor, kalau weekend berkeliling untuk monitor situasi terutama di daerah wisata,” imbuhnya.

Vena selaku Kabid Ekrap menerangkan, bahwa Kunjungan wisatawan ke Kabupaten Bandung selama Nataru dari 22 Desember 2024 hingga 2 Januari 2025 terjadi peningkatan sebesar 35% dari tahun lalu, dimana pada tahun lalu kunjungan wisatawan ke kabupaten Bandung mencapai 7,1 juta jiwa.

Jadi semakin ke sini, menurut Vena, Kabupaten Bandung semakin diminati oleh wisatawan untuk mendatangi destinasi wisata. Hal itu membuktikan bahwa Kabupaten Bandung semakin digandrungi.

“Dalam Pariwisata ada 5 A, yaitu Aksesibilitas, Amenitas, Atraksi Akomodasi, dan Aktifitas. Kabupaten Bandung, semakin ke sini 5 A nya semakin meningkat” terang Vena.

“Berkaitan dengan teman-teman KPJ, itu ada di Atraksi. Atraksi pariwisata salah satunya adalah musik, dan yang kita soroti adalah kualitas dari teman teman” tegasnya.

Vena pun mengutip seperti pesan yang telah disampaikan oleh Kanit Reskrim Polsek Soreang dalam sambutan sebelumnya, bahwa kalau mengamen itu jangan membawa senjata tajam, lebih baik mengamen bermusik dan mencari nafkah saja.

‘Jaga-jaga boleh tapi jangan mempersiapkan senjata sebelumnya. Dengan alasan untuk bela diri juga tetap salah karena sudah ada niatan yaitu dengan mempersiapkan senjata” pesan Vena.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Aksi Tanam 3.000 Mangrove Baksos’e Suroboyo bersama TPS Pelindo 3 di Sontoh Laut

29 April 2026 - 11:00 WIB

Pelantikan Pengurus Paguyuban Pasundan Se-Tanah Papua Periode 2025-2030

26 April 2026 - 14:00 WIB

Rencana AKSI Baksos’e Suroboyo Berkolaborasi dengan TPS Pelindo 3 dan Kelompok Masyarakat Peduli Lingkungan

22 April 2026 - 09:00 WIB

Gentra Lestari Budaya hadir di Paguyuban BANDUNGARIUNG Membawa UMKM Lokal ke Global

16 April 2026 - 11:37 WIB

Paguyuban Pedagang Kaki Lima Cijagra Gelar Santunan bagi Anak Yatim dan Dhuafa

15 Maret 2026 - 17:25 WIB

Trending di Komunitas