SAMBAS MEDIA, BANDUNG – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Desa Citeureup, Kecamatan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, menjadi sorotan setelah adanya pengembalian MBG oleh SMPN 1 Dayeuhkolot yang dianggap tidak layak konsumsi, Selasa (7/4/2026).
Kasus ini mencuat setelah beredarnya video di grup WhatsApp warga yang memperlihatkan sejumlah siswa SMPN 1 Dayeuhkolot mengembalikan paket makanan. Dalam video tersebut, siswa mengeluhkan aroma tidak sedap (bau) dari makanan yang diterima.


Makanan tersebut diketahui berasal dari dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Citeureup yang berlokasi di Jalan Pasigaran. Menu yang dibagikan saat kejadian meliputi nasi putih, ayam rendang, tempe orek, acar timun wortel, serta buah melon.
Berdasarkan data di lapangan, program MBG di wilayah ini menyasar sebanyak 2.874 penerima manfaat, yang terdiri dari pelajar berbagai jenjang pendidikan serta masyarakat melalui layanan posyandu.























