Tidak cuma itu, ternyata Ketum PASMANOP juga menjadi incaran untuk diajak foto bersama terutama bagi alumni SMANOP yang baru kali ini bertemu langsung dengannya. Heboh, namun juga bikin tertawa senang saat para alumni mengantri untuk berfoto dengan Kang Duyeh dan Kang Iwan Setiawan baik secara perorangan atau berkelompok per angkatan bahkan per cabor.
Kehadiran Ketum PASMANOP yang sejak pagi telah tiba di Markas Kang Duyeh sebagai bentuk dukungan bagi Kontingen SMANOP yang akan bertanding, menambah semangat dan menciptakan kesan tersendiri bagi para atlit. Kang Ketum selama ini senantiasa mendukung berbagai kegiatan PASMANOP, baik secara finansial maupun ide-ide kreatifnya. Ide menjadikan Duyeh Suharsa atau Kang Duyeh pun tercetus dari Ketum.

Duyeh Suharsa adalah sosok pejuang sekaligus intelektual asal Bandung yang mempunyai kontribusi besar dalam perjuangan kemerdekaan dan dunia pemikiran Indonesia, namun terlupakan oleh sejarah resmi. Namanya sempat diabadikan sebagai nama jalan, dan kisahnya dihidupkan kembali melalui tulisan-tulisan serta pengakuan keluarga dan tokoh seperti Pramoedya Ananta Toer.
Menilik sejarahnya, Kepala Sekolah (Kepsek) SMAN 4 Bandung, Tuti Kurniawati mengusulkan agar Kang Duyeh pun dijadikan sebagai maskot SMAN 4 Bandung.

























