Wali Kota juga menyampaikan bahwa integritas tanpa kompetensi hanya menghasilkan ASN yang jujur tetapi tidak mampu, sementara kompetensi tanpa integritas menghasilkan ASN yang pintar tetapi berbahaya. Karena itu, dirinya menekankan pentingnya membangun birokrasi yang berkarakter, profesional, dan siap berubah mengikuti tuntutan zaman. “Jabatan adalah mandat, bukan hadiah. Setiap kursi jabatan hanya boleh diisi oleh orang yang mampu, memahami tugasnya, dan siap memikul tanggung jawabnya,” ucapnya.
Sebagai bentuk nyata penguatan integritas dan disiplin pegawai, Pemkot Cimahi bekerja sama dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Cimahi melaksanakan Tes Urin bagi seluruh ASN, mulai dari pegawai organik dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Pemeriksaan dilakukan bertahap mulai dari pegawai di tingkat Kelurahan dan Kecamatan, dengan hampir 400 ASN mengikuti kegiatan pada hari pertama.
Wali Kota yang hadir meninjau pelaksanaan kegiatan, menegaskan bahwa tes urin bertujuan untuk memastikan tidak ada ASN Pemkot Cimahi yang mengkonsumsi narkoba, karena hal tersebut berdampak langsung pada kualitas kinerja. Dirinya menyatakan bahwa pemeriksaan akan dilaksanakan pada dua hari ini bagi ASN pada Unsur Kewilayahan dan Perangkat Daerah.
