Menu

Mode Gelap
Edukasi dan Sosialisasi Literasi Keuangan serta Pembiayaan APBN MPLS Pancawaluya SMK Wiraswasta Cimahi Tahun Ajaran 2026/2027 PAKAR PBB sebagai Upaya Penguatan Karakter Siswa SMPN 7 Cimahi Pelepasan Mahasiswa Peserta Program PROBIDIK Gema Jawa Barat dan Penanggulangan MoU SMK bersama Dunia Industri Pembukaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran 2026-2027 Kota Cimahi Festival Asia Afrika 2026 Meriah, Karnaval Budaya Satukan Semangat Persahabatan Antarbangsa

Pemerintahan

Pembinaan Kesatuan Masyarakat Hukum Adat (KMHA) Kota Cimahi Tahun 2025

badge-check

Pembinaan Kesatuan Masyarakat Hukum Adat (KMHA) Kota Cimahi Tahun 2025 Perbesar

SAMBAS MEDIA, CIMAHI – Wakil Wali Kota Cimahi, Adhitia Yudisthira membuka secara resmi Pembinaan Kesatuan Masyrakat Hukum Adat (KMHA) Kota Cimahi Tahun 2025.

Kegiatan yang diprakarsai Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kota Cimahi ini bertempat di Aula Kampung Adat Cirendeu, Kelurahan Leuwigajah, Kecamatan Cimahi Selatan, Kota Cimahi, Kamis (19/06/2025).

Dalam sambutannya, Adhitia menjelaskan, pembinaan KMHA kali ini berfokus pada kemasan atau packaging hasil produk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dari Kampung Adat Cireundeu. Harapannya, melalui kegiatan ini masyarakat Kampung Cireundeu dapat meningkatkan kemampuan merancang, membuat, dan mengelola kemasan produk sebagai alat promosi yang efektif, menarik perhatian konsumen, dan menjaga kualitas produk.
“Desain kemasan yang menarik dapat meningkatkan daya tarik produk, memudahkan distribusi, dan menyampaikan informasi penting tentang produk kepada konsumen. Dengan mencapai tujuan-tujuan ini, pembinaan kemasan dapat membantu KMHA meningkatkan daya saing produk mereka di pasar, meningkatkan citra merek, dan memperluas jangkauan pasar mereka,” ungkapnya.

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Wali Kota turut mengapresiasi produk UMKM Cireundeu yang sudah mulai dikemas menarik, mulai dari seroja, mustopa singkong, egg roll cheese stick dan lainnya. Menurutnya, sebagai bagian dari aset pemerintah dan warga Kota Cimahi, produk-produk olahan singkong ini harus di-rebranding agar dikenal masyarakat luar sebagai makanan khas Kota Cimahi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Edukasi dan Sosialisasi Literasi Keuangan serta Pembiayaan APBN

16 Juli 2026 - 14:00 WIB

Pelepasan Mahasiswa Peserta Program PROBIDIK Gema Jawa Barat dan Penanggulangan MoU SMK bersama Dunia Industri

14 Juli 2026 - 10:00 WIB

Pembukaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran 2026-2027 Kota Cimahi

13 Juli 2026 - 14:00 WIB

Focus Group Discussion (FGD) Pengembangan Kampung Sosial Berbasis Ketahanan Pangan

9 Juli 2026 - 14:33 WIB

Hasil Evaluasi Internal Reformasi Birokrasi (RB) Perangkat Daerah

7 Juli 2026 - 11:00 WIB

Wali Kota Cimahi Ngatiyana saat memimpin apel pagi.
Trending di Pemerintahan