Menu

Mode Gelap
Disdik Jabar kembali Gelar Uji Publik SPMB 2026 Persiapkan Proses Penerimaan yang Lebih Terarah Penyaluran Bantuan Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) Upaya Menjaga Ketahanan Pangan Penguatan Sistem SI-RUKUN, Ciptakan Jawa Barat yang Semakin Damai, Harmonis dan Sejahtera Bupati Bandung bersama Bunda PAUD hadiri Peluncuran ASEAN-SEAMEO Joint Roadmap on Early Childhood Care and Education Panggung Kreativitas Siswa Puncak Kokurikuler SMAN 1 Cisarua Disdik Kabupaten Bandung Gelar Serah Terima Jabatan Perkuat Komitmen Bersama Wujudkan Visi dan Misi

Entertainment

‘Pendar di Matamu’, EP Pertama Albert Tanabe dengan Konsep Trilogi Musik dan Visual

badge-check

‘Pendar di Matamu’, EP Pertama Albert Tanabe dengan Konsep Trilogi Musik dan Visual Perbesar

SAMBASMEDIA.ID – Penyanyi dan penulis lagu asal Indonesia, Albert Tanabe, resmi merilis EP perdananya yang bertajuk “Pendar di Matamu” pada 6 Desember 2025 dalam format digital. Mini album ini memuat tiga lagu utama, yaitu “Tak Lagi Menjadi”, “Pendar di Matamu”, dan “Walau Tuk Sementara”, serta satu versi tambahan dari lagu terakhir dalam format extended version.

Dalam keterangannya, Albert menjelaskan bahwa EP ini mengusung tema besar mengenai perjalanan cinta. Setiap lagu dalam EP tersebut dirancang sebagai bagian dari satu rangkaian cerita yang saling berkesinambungan.

“Materi lagu ini saya kumpulkan dalam setahun terakhir dan memang menjadi trilogi dengan satu cerita besar,” ucapnya.

Lagu “Walau Tuk Sementara” dipilih sebagai fokus utama dari EP ini. Sementara lagu “Pendar di Matamu” sudah dbuatkan versi video klipnya dan dirilis pada 11 Desember melalui kanal YouTube resmi Albert Tanabe.

Albert Tanabe menambahkan bahwa alur cerita dalam video klip juga dibuat berkesinambungan, sebagai bagian dari narasi visual yang mendampingi trilogi musik tersebut.

“Kita akan lepas video klip ketiga lagu di EP ini secara berkala, mengikuti alur cerita dalam lagunya,” kata Albert Tanabe.

Albert Tanabe dikenal sebagai musisi yang mengedepankan kejujuran emosional dalam karya-karyanya. Ia aktif merilis lagu-lagu berbahasa Indonesia dan Inggris yang mengangkat tema patah hati, kehilangan, dan pencarian jati diri.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Lindee Cremona Tampilkan Kematangan Vokal di Lagu “Yang Masih Bisa Berdoa”

11 Maret 2026 - 02:40 WIB

Tak Sekadar Comeback, “Legowo” Tegaskan Kedewasaan Nisa Farella

19 Februari 2026 - 12:45 WIB

Rilis Single Baru, Dewi Hani Jayanti Padukan Musik, Skincare, dan Narasi Healing

8 Desember 2025 - 21:19 WIB

Semangat Sinema Tak Terbendung Hujan, SSFF 2025 Hari Kedua Panen Antusiasme Audiens di Kausa Coffee & Space Sumedang

8 Desember 2025 - 15:18 WIB

Ahongkers hingga Eat That Soup Tampil di Harmonoise Vol.4, Tutup Tahun dengan Semarak

5 Desember 2025 - 09:10 WIB

Trending di Entertainment