Menu

Mode Gelap
Pemahaman “Jaga Warga Hebat, RW Bermartabat Bersama Perwal Nomor 11 Tahun 2024” Kecamatan Bandung Kulon Monitoring Rumah Pompa Air RW 05 Kelurahan Cijerah Pelayanan Hari Pertama SPMB Sekolah Maung di SMKN 1 Cimahi Bantu Kendala Pendaftaran Creative Fest SMK Negeri 3 Cimahi Peringati Dies Natalis Ke-57 Semarak Sego Rongewu Episode III Seri 27: Wujud Kepedulian Warga Mulyorejo Sambut HUT Surabaya ke-733 HALOS Records Rilis “TÔ Fora”, Kolaborasi Nyxx, Tokio, dan IQUA

Entertainment

‘Pendar di Matamu’, EP Pertama Albert Tanabe dengan Konsep Trilogi Musik dan Visual

badge-check

‘Pendar di Matamu’, EP Pertama Albert Tanabe dengan Konsep Trilogi Musik dan Visual Perbesar

SAMBASMEDIA.ID – Penyanyi dan penulis lagu asal Indonesia, Albert Tanabe, resmi merilis EP perdananya yang bertajuk “Pendar di Matamu” pada 6 Desember 2025 dalam format digital. Mini album ini memuat tiga lagu utama, yaitu “Tak Lagi Menjadi”, “Pendar di Matamu”, dan “Walau Tuk Sementara”, serta satu versi tambahan dari lagu terakhir dalam format extended version.

Dalam keterangannya, Albert menjelaskan bahwa EP ini mengusung tema besar mengenai perjalanan cinta. Setiap lagu dalam EP tersebut dirancang sebagai bagian dari satu rangkaian cerita yang saling berkesinambungan.

“Materi lagu ini saya kumpulkan dalam setahun terakhir dan memang menjadi trilogi dengan satu cerita besar,” ucapnya.

Lagu “Walau Tuk Sementara” dipilih sebagai fokus utama dari EP ini. Sementara lagu “Pendar di Matamu” sudah dbuatkan versi video klipnya dan dirilis pada 11 Desember melalui kanal YouTube resmi Albert Tanabe.

Albert Tanabe menambahkan bahwa alur cerita dalam video klip juga dibuat berkesinambungan, sebagai bagian dari narasi visual yang mendampingi trilogi musik tersebut.

“Kita akan lepas video klip ketiga lagu di EP ini secara berkala, mengikuti alur cerita dalam lagunya,” kata Albert Tanabe.

Albert Tanabe dikenal sebagai musisi yang mengedepankan kejujuran emosional dalam karya-karyanya. Ia aktif merilis lagu-lagu berbahasa Indonesia dan Inggris yang mengangkat tema patah hati, kehilangan, dan pencarian jati diri.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

HALOS Records Rilis “TÔ Fora”, Kolaborasi Nyxx, Tokio, dan IQUA

24 Mei 2026 - 02:19 WIB

Wen & the Wknders Rekrut Gitaris Baru, Hadir dengan Konsep Full Elektrik

18 Mei 2026 - 12:51 WIB

Kisah Duka dan Legacy Demie di Balik MV Baru Wen & the Wknders

7 Mei 2026 - 19:23 WIB

Ashira Zamita Hadirkan Warna Baru di ‘waiting (come home)’

7 Mei 2026 - 01:16 WIB

Lindee Cremona Tampilkan Kematangan Vokal di Lagu “Yang Masih Bisa Berdoa”

11 Maret 2026 - 02:40 WIB

Trending di Entertainment