Menu

Mode Gelap
Edukasi dan Sosialisasi Literasi Keuangan serta Pembiayaan APBN MPLS Pancawaluya SMK Wiraswasta Cimahi Tahun Ajaran 2026/2027 PAKAR PBB sebagai Upaya Penguatan Karakter Siswa SMPN 7 Cimahi Pelepasan Mahasiswa Peserta Program PROBIDIK Gema Jawa Barat dan Penanggulangan MoU SMK bersama Dunia Industri Pembukaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran 2026-2027 Kota Cimahi Festival Asia Afrika 2026 Meriah, Karnaval Budaya Satukan Semangat Persahabatan Antarbangsa

Pemerintahan

Penguatan Sistem SI-RUKUN, Ciptakan Jawa Barat yang Semakin Damai, Harmonis dan Sejahtera

badge-check

Penguatan Sistem SI-RUKUN, Ciptakan Jawa Barat yang Semakin Damai, Harmonis dan Sejahtera Perbesar

SAMBAS MEDIA, BANDUNG – Kementerian Agama Provinsi Jawa Barat menggelar kegiatan Penguatan Early Warning System (EWS) SI-RUKUN untuk Jawa Barat yang Damai dan Harmoni di Aula Utama Kanwil Kemenag Jabar, Rabu (8/4/2026).

Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat deteksi dini serta mitigasi potensi konflik keagamaan di tengah masyarakat.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Barat, H. Dudu Rohman, dalam sambutan dan arahannya menegaskan bahwa penguatan sistem peringatan dini menjadi kebutuhan mendesak di tengah dinamika sosial keagamaan yang semakin kompleks. “Jawa Barat memiliki tantangan tersendiri terkait kerukunan umat beragama. Karena itu, penguatan early warning system ini harus menjadi solusi dalam upaya pencegahan konflik sosial di masyarakat,” ujarnya.

Ia menyampaikan bahwa berbagai persoalan yang terjadi di sejumlah daerah, seperti di Tasikmalaya dan Karawang, harus menjadi bahan evaluasi sekaligus pembelajaran untuk memperkuat mitigasi konflik sejak dini.

“Peristiwa yang terjadi di lapangan harus kita respons dengan cepat dan tepat. Ini penting agar tidak berkembang menjadi konflik yang lebih luas,” tambahnya.

Menurutnya, peran strategis Kementerian Agama tidak hanya pada aspek pelayanan, tetapi juga sebagai garda terdepan dalam menjaga harmoni dan kerukunan umat beragama, sejalan dengan program prioritas Menteri Agama.

H. Dudu Rohman juga mengakui bahwa Jawa Barat kerap mendapat sorotan terkait isu intoleransi. Namun di sisi lain, indeks kerukunan umat beragama di wilayah ini menunjukkan tren peningkatan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Edukasi dan Sosialisasi Literasi Keuangan serta Pembiayaan APBN

16 Juli 2026 - 14:00 WIB

Pelepasan Mahasiswa Peserta Program PROBIDIK Gema Jawa Barat dan Penanggulangan MoU SMK bersama Dunia Industri

14 Juli 2026 - 10:00 WIB

Pembukaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran 2026-2027 Kota Cimahi

13 Juli 2026 - 14:00 WIB

Focus Group Discussion (FGD) Pengembangan Kampung Sosial Berbasis Ketahanan Pangan

9 Juli 2026 - 14:33 WIB

Hasil Evaluasi Internal Reformasi Birokrasi (RB) Perangkat Daerah

7 Juli 2026 - 11:00 WIB

Wali Kota Cimahi Ngatiyana saat memimpin apel pagi.
Trending di Pemerintahan