Ia juga menegaskan bahwa Pemerintah akan terus melanjutkan pembangunan layanan air minum pada wilayah lainnya. “Insya Allah, tahun depan kita bangun lagi satu SPAM Pasir Kaliki agar lebih banyak warga mendapat akses air bersih,” tutupnya
Program ini didanai melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik Infrastruktur Bidang Air Minum Tahun Anggaran 2025, dengan nilai kontrak sebesar Rp1,99 miliar. Pelaksanaan dilakukan selama 150 hari kalender sejak 10 Juni hingga 6 November 2025, dilanjutkan masa pemeliharaan 180 hari. Total pemasangan jaringan pipa HDPE mencapai 2.993 meter.
Plt. Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kota Cimahi, Endang, menyampaikan bahwa proyek ini menjadi bagian dari target peningkatan akses air minum aman sebagaimana tercantum dalam Rencana Induk SPAM (RISPAM) dan RPJMD Kota Cimahi. Saat ini capaian akses air minum aman di Cimahi baru mencapai 20,22 persen, sehingga perluasan jaringan perpipaan terus dipercepat pada tahun-tahun berikutnya.
Pemerintah Kota Cimahi mengajak warga untuk menjaga fasilitas yang telah dibangun agar manfaatnya berkelanjutan dalam jangka panjang. Dengan tersedianya layanan SPAM di Cigugur Tengah, pemerintah optimistis kualitas kesehatan, kebersihan lingkungan, dan kesejahteraan masyarakat akan meningkat signifikan.*
(Red/Bidang IKPS)



























