Usai upacara, Wali Kota dalam wawancara dengan media menyampaikan bahwa pelaksanaan Upacara PHI ke-97 kali ini sarat dengan nilai perjuangan perempuan, khususnya peran seorang ibu dalam keluarga, masyarakat, dan negara. Dirinya menegaskan bahwa perjuangan seorang ibu dimulai sejak masa kehamilan, melahirkan, membesarkan anak, membangun rumah tangga, hingga mendorong semangat suami dalam menjalankan tugas kenegaraan maupun sosial.
Menurut Ngatiyana, peran ibu sangat strategis dalam menyiapkan generasi muda yang akan menghadapi Indonesia Emas 2045, sejalan dengan tema PHI tahun ini. “Perjuangan seorang ibu sangat berat, inilah satu peran ibu tidak kalah penting dengan seorang laki-laki, yang mana seorang ibu juga turut serta dalam membangun, menyiapkan generasi muda, generasi emas menghadapi tahun 2045 nanti,” pungkasnya.
Upacara yang merupakan bagian dari rangkaian PHI ke-97 tingkat Kota Cimahi ini turut dihadiri Wakil Wali Kota Cimahi Adhitia Yudisthira, Sekretaris Daerah Maria Fitriana, unsur Forkopimda, kepala perangkat daerah, camat dan lurah, organisasi perempuan, pimpinan instansi vertikal, serta seluruh ASN Pemkot Cimahi. Pada Jumat (19/12/2025) sebelumnya, Gabungan Organisasi Wanita Kota Cimahi dengan dukungan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana telah menyelenggarakan Talkshow Peringatan Hari Ibu ke-97 di Mal Pelayanan Publik Kota Cimahi.*
(Red/Bidang IKPS)


























