“Momentum ini menjadi pengingat bahwa perempuan memiliki hak dan kesempatan yang sama. Peran perempuan hari ini sangat menentukan dalam pembangunan, baik di lingkungan keluarga maupun masyarakat luas,” ujarnya.
Menurutnya, perempuan memiliki posisi strategis sebagai “madrasah utama” dalam keluarga, yang berperan membentuk karakter generasi masa depan. Dari peran tersebut, lahir sumber daya manusia yang berdaya saing dan berintegritas.
“Perempuan adalah fondasi dalam membangun karakter anak. Dari keluarga, lahir generasi yang akan menentukan masa depan bangsa,” kata Ngatiyana.
Sementara itu, Wakil Wali Kota Cimahi, Adhitia Yudisthira, menekankan pentingnya pemberdayaan perempuan sebagai investasi jangka panjang bagi pembangunan. Ia mengibaratkan bahwa setiap upaya penguatan peran perempuan akan memberikan dampak berlipat bagi masyarakat.
“Setiap satu upaya yang kita lakukan untuk pemberdayaan dan perlindungan, dampaknya bisa berlipat ganda. Ini menjadi investasi penting, karena perempuan memiliki peran besar dalam menjaga ketahanan keluarga dan sosial,” ujarnya.

























