Menu

Mode Gelap
AKPI Jawa Barat Resmikan Kantor Sekretariat, Perkuat Peran Kurator Dukung Pertumbuhan Ekonomi Daerah Harmonisasikan Kesejahteraan di Sekolah, PGRI Kota Cimahi Gelar Talkshow Kesehatan Mental Angkat Isu Transformasi Bisnis Berkelanjutan, 189 Kandidat Doktor Manajemen dari Seluruh Indonesia Kumpul di UNPAR PPPAU Jatim Gelar Bakti Sosial Khitan Massal Menyambut Bulan Bakti TNI AU ke-79 Sosialisasi Program Kerja SMP Negeri 1 Margahayu Tahun Ajaran 2026-2027 Patriot Unpad Bertemu Bupati Fakfak, Bahas Potensi dan Tantangan Pengembangan Kawasan Bomberay-Tomage

Pemerintahan

Peringatan Hari Santri Nasional Kota Cimahi Tahun 2025

badge-check

Peringatan Hari Santri Nasional Kota Cimahi Tahun 2025 Perbesar

SAMBAS MEDIA, CIMAHI – Pemerintah Kota Cimahi melalui Bagian Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kota Cimahi menggelar Peringatan Hari Santri Nasional Tingkat Kota Cimahi Tahun 2025 di Lapangan Apel Pemkot Cimahi, Rabu (22/10/2025).

Kegiatan berlangsung khidmat dengan diikuti sekitar 30 pondok pesantren dari berbagai wilayah di Cimahi. Selain para santri, acara tersebut juga dihadiri jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), para kiai, alim ulama, serta pimpinan pondok pesantren. Usai pelaksanaan upacara, rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan tausiyah yang disampaikan oleh Al-Mukarrom Prof. Dr. KH. Zainal Abidin, M.Ag.

Dalam sambutannya, Wali Kota Cimahi, Ngatiyana menegaskan bahwa peringatan Hari Santri bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan momentum refleksi bagi seluruh santri Indonesia untuk memperkuat peran dan tanggung jawab terhadap bangsa dan agama. “Tahun ini, Hari Santri mengusung tema ‘Mengawal Indonesia Merdeka, Menuju Peradaban Dunia’, yang menggambarkan tekad kuat kaum santri untuk terus menjaga nilai-nilai kemerdekaan yang telah diperjuangkan oleh para ulama dan pejuang terdahulu,” ujarnya.

Lebih lanjut, Ngatiyana menekankan bahwa santri memiliki peran besar dalam sejarah bangsa. Santri bukan hanya pelajar agama, tetapi juga pejuang kemerdekaan yang berjuang mempertahankan kedaulatan Indonesia dengan ilmu dan keikhlasan. “Semangat itu pula yang harus kita warisi hari ini, di tengah tantangan global dan perubahan zaman yang begitu cepat,” ujarnya. Ngatiyana mengajak para santri untuk mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan ilmu pengetahuan agar tetap relevan dalam menghadapi era digital.

Menurut Ngatiyana, santri masa kini tidak boleh berhenti hanya pada kemampuan membaca kitab kuning, tetapi juga harus menjadi generasi yang cerdas secara digital, kreatif, dan tangguh menghadapi arus globalisasi. “Tugas santri saat ini bukan hanya menjaga Indonesia dari penjajahan fisik, tetapi juga dari penjajahan pemikiran dan moral. Santri harus menjadi garda terdepan dalam menjaga nilai-nilai luhur bangsa,” tegasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Harmonisasikan Kesejahteraan di Sekolah, PGRI Kota Cimahi Gelar Talkshow Kesehatan Mental

7 Agustus 2026 - 13:26 WIB

Pemerintah Kota (Pemkot) Cimahi Gelar Konferensi Pers Terkait Rebranding RSUD Cibabat

30 Juli 2026 - 14:00 WIB

Program Pengabdian Masyarakat Jurusan Farmasi Poltekkes Kemenkes Bandung Kembangkan Instrumen Evaluasi Pengetahuan CPPB-IRT

22 Juli 2026 - 14:00 WIB

Sosialisasi Hasil Kajian Rebranding RSUD CIBABAT menjadi RSUD Wijaya Mulya

21 Juli 2026 - 13:00 WIB

Edukasi dan Sosialisasi Literasi Keuangan serta Pembiayaan APBN

16 Juli 2026 - 14:00 WIB

Trending di Pemerintahan