Menu

Mode Gelap
Progres Pembangunan Jaringan Distribusi Utama di Rancamanyar dan Rancamulya Upacara Hari Pendidikan Nasional Tingkat Kota Cimahi Tahun 2026 Kajati Jabar Lantik Asisten Intelijen dan Kepala Kejaksaan Negeri Kota Cirebon Hardiknas 2026, Momentum Refleksi dan Hidupkan Kembali Spirit Pendidikan Nasional Mini Job Fair SMKN 5 Pangalengan Jembatani Lulusan dengan Dunia Industri Pelajar Indonesia Tampilkan Solusi Masa Depan di Young Change-Maker Summit 2026

Pendidikan

Pesantren Ekologi SMK Wiraswasta Cimahi Wujudkan Siswa yang Memiliki Empati terhadap Lingkungan

badge-check

Pesantren Ekologi SMK Wiraswasta Cimahi Wujudkan Siswa yang Memiliki Empati terhadap Lingkungan Perbesar

Mudah-mudahan melalui kegiatan Pesantren Ekologi ini, diantaranya dapat mewujudkan generasi yang memiliki karakter Niti Bakti, yakni baktinya manusia pada sesama dan lingkungan melalui penguatan pendidikan karakter di sekolah.

Selain itu, program Pesantren Ekologi hendaknya harus dilaksanakan secara berkelanjutan dan berkesinambungan guna membentuk generasi terdidik yang berakhlak mulia dan ramah lingkungan serta memiliki jiwa Pancawaluya, tutur Drs. Yoyo Suharyo.

Kamiludin, S.Pd.i., M.Pd., guru sekaligus pemateri di kegiatan Pesantren Ekologi SMK Wiraswasta Cimahi menyampaikan bahwa setidaknya ada tiga materi yang disampaikan dalam kegiatan ini ; mengenai menjaga lingkungan, hemat energi, dan aksi ekologi (menanam pohon, kebersihan lingkungan, atau pengelolaan sampah selama Ramadan). Pada akhir kegiatan pesantren ini akan dibuatkan dokumentasi terkait implementasi materi yang telah diberikan khususnya dalam kegiatan menjaga lingkungan dan penanaman pohon yang dilaksanakan di lingkungan sekolah dan lingkungan masing-masing.

Dengan kegiatan pesantren ini diharapkan mewujudkan cita-cita yang telah ditetapkan oleh provinsi Jawa Barat serta meyakinkan bahwa Islam adalah agama yang sangat mendukung dalam menjaga lingkungan, sesuai dengan amanah keberadaan kita sebagai pemimpin yang berkewajiban menjaga kestabilan lingkungan bukan merusak lingkungan, pungkas Kamiludin.*

(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Mini Job Fair SMKN 5 Pangalengan Jembatani Lulusan dengan Dunia Industri

1 Mei 2026 - 17:00 WIB

Pelajar Indonesia Tampilkan Solusi Masa Depan di Young Change-Maker Summit 2026

1 Mei 2026 - 16:12 WIB

Diversifikasi Pangan Lokal dalam Isi Piringku Gelar Karya SMPN 3 Katapang

1 Mei 2026 - 10:00 WIB

Sinergi Dua Rektor Muda, Kolaborasi Kampus Dorong Inovasi Pendidikan Tinggi

30 April 2026 - 12:56 WIB

SMK TI Pembangunan Cimahi Gelar Open House dan Persembahan BORAFEST Vol.2 melalui Eksplorasi Kearifan Lokal

29 April 2026 - 16:24 WIB

Trending di Pendidikan