SAMBAS MEDIA, SURABAYA – PT Terminal Petikemas Surabaya (TPS) terus menunjukkan komitmennya dalam menjaga kelestarian lingkungan pesisir melalui program penanaman mangrove.
Kali ini, TPS tengah mempersiapkan kegiatan penanaman yang akan dilaksanakan di kawasan wisata Sontong Laut pada hari Minggu tanggal 10 Mei 2026 di Kecamatan Asemrowo.
Dalam forum rapat Kamis (30/4/26) yang dihadiri diantaranya Baksos’e Suroboyo, PII Jawa Timur (Persatuan Insinyur Indonesia Jawa Timur), Ketua Forum Surabaya Berdaya (Ormas LPMK dan Tokoh Masyarakat), AWS Kota Surabaya dan juga Forum Lintas Komunitas, tokoh masyarakat, serta organisasi profesi. Selain itu, dukungan juga datang dari kalangan akademisi, termasuk Universitas Airlangga (Unair) dan Universitas Pembangunan Nasional (UPN), yang telah menyatakan kesiapan untuk ikut serta dalam kegiatan penanaman mangrove tersebut.
Melalui program ini, TPS tidak hanya fokus pada penanaman semata, tetapi juga mengedepankan konsep keberlanjutan. Humas PT TPS Ardiansyah, mengungkapkan bahwa pihaknya telah menyiapkan skema pengelolaan mangrove yang terintegrasi, mulai dari pembibitan hingga distribusi kepada masyarakat.
“Rencana awal di wilayah Kecamatan Asemrowo sekitar 3.000 pohon. Namun, kedepan kami menargetkan bisa mencapai hingga 10.000 pohon mangrove,” ujarnya.
Lebih lanjut, Ardiansyah menjelaskan bahwa mangrove yang telah tumbuh nantinya akan dipanen secara berkala untuk kemudian dibagikan kembali kepada masyarakat dan ditanam ulang. Skema ini diharapkan mampu menciptakan siklus penghijauan yang berkelanjutan.
