Menu

Mode Gelap
Mahasiswa INU Ciamis Desak Penelusuran Dugaan Intimidasi dan Kebocoran Informasi Aksi Demonstrasi STIKOM Bandung Dorong Mahasiswa Adaptif di Era Disrupsi Digital Lewat STIKOM Expo 2026 Pemerintah Kota (Pemkot) Cimahi Gelar Konferensi Pers Terkait Rebranding RSUD Cibabat GAUL 2026 Hadirkan Kolaborasi Ekonomi Kreatif, Film Ra.ha.yu Jadi Simbol Sinergi Lintas Sektor IRPRO 2026 Sukses Digelar di Bandung, Satukan Peneliti Muda dari 12 Negara dalam Ajang Inovasi Global Disdikbud Kabupaten Subang Laksanakan Uji Kompetensi Guru, Kasubag Umpeg Turut Awasi Pelaksanaan di SMPN 4 Subang

Organisasi

Program Berkelanjutan TPS Pelindo 3 Siapkan 3.000 bibit Penanaman Mangrove di Wisata Sontoh Laut-Asemrowo

Perbesar

SAMBAS MEDIA, SURABAYA – PT Terminal Petikemas Surabaya (TPS) terus menunjukkan komitmennya dalam menjaga kelestarian lingkungan pesisir melalui program penanaman mangrove.

Kali ini, TPS tengah mempersiapkan kegiatan penanaman yang akan dilaksanakan di kawasan wisata Sontong Laut pada hari Minggu tanggal 10 Mei 2026 di Kecamatan Asemrowo.

Dalam forum rapat Kamis (30/4/26) yang dihadiri diantaranya Baksos’e Suroboyo, PII Jawa Timur (Persatuan Insinyur Indonesia Jawa Timur), Ketua Forum Surabaya Berdaya (Ormas LPMK dan Tokoh Masyarakat), AWS Kota Surabaya dan juga Forum Lintas Komunitas, tokoh masyarakat, serta organisasi profesi. Selain itu, dukungan juga datang dari kalangan akademisi, termasuk Universitas Airlangga (Unair) dan Universitas Pembangunan Nasional (UPN), yang telah menyatakan kesiapan untuk ikut serta dalam kegiatan penanaman mangrove tersebut.

Melalui program ini, TPS tidak hanya fokus pada penanaman semata, tetapi juga mengedepankan konsep keberlanjutan. Humas PT TPS Ardiansyah, mengungkapkan bahwa pihaknya telah menyiapkan skema pengelolaan mangrove yang terintegrasi, mulai dari pembibitan hingga distribusi kepada masyarakat.

“Rencana awal di wilayah Kecamatan Asemrowo sekitar 3.000 pohon. Namun, kedepan kami menargetkan bisa mencapai hingga 10.000 pohon mangrove,” ujarnya.

Lebih lanjut, Ardiansyah menjelaskan bahwa mangrove yang telah tumbuh nantinya akan dipanen secara berkala untuk kemudian dibagikan kembali kepada masyarakat dan ditanam ulang. Skema ini diharapkan mampu menciptakan siklus penghijauan yang berkelanjutan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Ketum PMPRI Desak KPK dan BPKP Usut Tuntas Dugaan Mark-Up Gembok Ditjen PAS Senilai Rp 92 Miliar

6 Juli 2026 - 14:00 WIB

Suhu Politik Memanas, Ketum PMPRI Rohimat Joker Minta Pemimpin Kota Bandung Saling Menjaga Keharmonisan

1 Juli 2026 - 13:00 WIB

APAK Soroti Kinerja Inspektorat, Minta Pengawasan Daerah Tidak Sekadar Formalitas

15 Juni 2026 - 19:00 WIB

LAKI-KBB Dukung DPRD Jabar Bentuk Pansus, BATALKAN hasil PCMB, Usut Dugaan Korupsi di Disdik Jabar

13 Juni 2026 - 13:00 WIB

FKSS Jawa Barat Kritik Keras PCMB dalam Sistem SPMB 2026/2027

12 Juni 2026 - 19:09 WIB

Trending di Organisasi
Exit mobile version