Menu

Mode Gelap
Mahasiswa INU Ciamis Desak Penelusuran Dugaan Intimidasi dan Kebocoran Informasi Aksi Demonstrasi STIKOM Bandung Dorong Mahasiswa Adaptif di Era Disrupsi Digital Lewat STIKOM Expo 2026 Pemerintah Kota (Pemkot) Cimahi Gelar Konferensi Pers Terkait Rebranding RSUD Cibabat GAUL 2026 Hadirkan Kolaborasi Ekonomi Kreatif, Film Ra.ha.yu Jadi Simbol Sinergi Lintas Sektor IRPRO 2026 Sukses Digelar di Bandung, Satukan Peneliti Muda dari 12 Negara dalam Ajang Inovasi Global Disdikbud Kabupaten Subang Laksanakan Uji Kompetensi Guru, Kasubag Umpeg Turut Awasi Pelaksanaan di SMPN 4 Subang

Pemerintahan

Seminar Kesehatan Mental Ciptakan Budaya Kerja Suportif, Sehat secara Mental dan Sportif

badge-check

Seminar Kesehatan Mental Ciptakan Budaya Kerja Suportif, Sehat secara Mental dan Sportif Perbesar

SAMBAS MEDIA, CIMAHI – Pemerintah Kota Cimahi melalui Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BKPSDMD) menggelar Seminar Menjaga Kesehatan Mental dalam Bekerja bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) sebagai bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-54 Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI). Acara berlangsung di Aula Gedung A Pemerintah Kota Cimahi dan diselenggarakan secara hybrid, menggabungkan kehadiran luring dan daring, Kamis (06/11/2025).

Seminar menghadirkan dua narasumber dari Universitas Jenderal Achmad Yani, yakni Muhammad Hadras, M.Si. dan Winna Andini Handayani, M.Psi., Psikolog. Kegiatan ini diikuti secara langsung oleh sekitar 100 ASN, yang terdiri dari pejabat pimpinan tinggi pratama, kepala perangkat daerah, dan pejabat pengelola kepegawaian. Sementara itu, partisipasi daring melalui Zoom Meeting dan YouTube mencapai lebih dari 1.500 peserta dari seluruh perangkat daerah, termasuk kelurahan dan sekolah-sekolah di bawah Pemkot Cimahi.

Wali Kota Cimahi, Ngatiyana, menekankan bahwa kesehatan mental memiliki peran krusial dalam keberhasilan ASN menjalankan fungsi pelayanan publik. Ia mengingatkan bahwa di balik tuntutan profesionalisme, ASN menghadapi tekanan kerja, target pelayanan, serta dinamika sosial yang dapat memengaruhi kondisi mental dan emosional.

“Kalau mental ASN terganggu, maka otomatis pelayanan kepada masyarakat ikut terganggu. ASN harus mampu melayani dengan sabar, ramah, dan tulus. Karena itu, kesehatan mental ini penting dijaga, bukan hanya fisik saja,” ujar Ngatiyana.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Pemerintah Kota (Pemkot) Cimahi Gelar Konferensi Pers Terkait Rebranding RSUD Cibabat

30 Juli 2026 - 14:00 WIB

Program Pengabdian Masyarakat Jurusan Farmasi Poltekkes Kemenkes Bandung Kembangkan Instrumen Evaluasi Pengetahuan CPPB-IRT

22 Juli 2026 - 14:00 WIB

Sosialisasi Hasil Kajian Rebranding RSUD CIBABAT menjadi RSUD Wijaya Mulya

21 Juli 2026 - 13:00 WIB

Edukasi dan Sosialisasi Literasi Keuangan serta Pembiayaan APBN

16 Juli 2026 - 14:00 WIB

Pelepasan Mahasiswa Peserta Program PROBIDIK Gema Jawa Barat dan Penanggulangan MoU SMK bersama Dunia Industri

14 Juli 2026 - 10:00 WIB

Trending di Pemerintahan