Untuk menjangkau sasaran secara optimal, tenaga kesehatan bersama kader Posyandu dan pemerintah kewilayahan juga melakukan penelusuran aktif melalui kunjungan ke lingkungan permukiman guna mengidentifikasi anak-anak yang belum melengkapi status imunisasinya.
Tidak hanya melalui Program Sepekan Mengejar Imunisasi, Pemerintah Kota Cimahi juga memperkuat perlindungan kesehatan anak melalui pelaksanaan Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS) Tahap I selama Agustus 2026 di seluruh SD/SMP/sederajat se-Kota Cimahi.

Program ini menyasar siswa kelas 1 SD untuk pemberian imunisasi Campak-Rubela (MR), siswi kelas 5 SD untuk vaksin Human Papillomavirus (HPV) sebagai langkah pencegahan kanker serviks, serta siswi kelas 6 SD dan kelas 9 SMP melalui imunisasi kejar HPV bagi mereka yang belum menerima vaksin pada saat berada di kelas 5 SD.
Pemerintah Kota Cimahi berharap Program Sepekan Mengejar Imunisasi dapat meningkatkan cakupan imunisasi rutin lengkap sekaligus memperkuat kekebalan kelompok (herd immunity) di masyarakat. Dengan cakupan imunisasi yang tinggi, risiko terjadinya Kejadian Luar Biasa (KLB) penyakit yang dapat dicegah melalui imunisasi dapat ditekan, sehingga anak-anak Kota Cimahi dapat tumbuh sehat, aktif, dan produktif.*
(Red/Bidang IKPS)



























