Ia juga menyampaikan pentingnya menyatukan persepsi dan memperkuat kolaborasi lintas dinas, juga menekankan pentingnya peran aktif setiap pemimpin unit kerja dalam menerapkan strategic leadership dan manajemen kinerja berbasis indikator terukur. “Tanpa sinergi dan loyalitas, program sebesar apa pun tidak akan berdampak maksimal. Kita harus tegak lurus, berani, dan berorientasi pada pelayanan,” ujarnya.
Dalam kesempatan ini, Ngatiyana juga menyoroti beberapa tantangan yang dihadapi, antara lain peningkatan angka kemiskinan dan pertumbuhan ekonomi yang masih jauh dari target. Dengan mengacu pada visi Presiden dan Gubernur Jawa Barat, Ia mengajak seluruh peserta untuk bersatu padu dalam mencapai tujuan bersama yaitu Indonesia Maju menuju Indonesia Emas 2045.
Acara ini juga diisi dengan sesi diskusi yang melibatkan narasumber dari Kementerian Dalam Negeri dan Lembaga Pertahanan Nasional. Melalui sesi ini, diharapkan peserta dapat menggali lebih dalam mengenai kebijakan yang akan diterapkan, serta bagaimana implementasinya di lapangan.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kota Cimahi menegaskan komitmennya untuk membangun pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan berorientasi pada kepentingan rakyat. “Kami tidak ingin hanya menjalankan program. Kami ingin memastikan bahwa setiap kebijakan menyentuh rakyat secara nyata,” pungkas Ngatiyana.***
(Red/Bidang IKPS)
