“Harapannya saya bisa mewakili Jawa Barat dan menjadi pemain muda terbaik serta membanggakan daerah,” ujar Sulthan.
Sebagai bagian dari tahapan seleksi lanjutan, para pemain dijadwalkan mengikuti tes tanding pada 2 hingga 3 Mei 2026 di Lapangan Soccer Sabilulungan Si Jalak Harupat.
Keberhasilan ini menjadi bukti bahwa potensi atlet muda dapat lahir dari berbagai wilayah, termasuk dari lingkungan perkampungan. Program pembinaan seperti Liga Jabar Istimewa diharapkan mampu menjadi wadah bagi generasi muda untuk mengembangkan bakat dan meraih prestasi di tingkat yang lebih tinggi.*
(Red)
























