SAMBAS MEDIA, KBB – Suasana khidmat menyelimuti kompleks SDN 2 Kayuambon pada Senin 4 Mei 2026. Ratusan santri dari berbagai Madrasah Diniyah Takmiliyah Ula (MDTU) se-Kecamatan Lembang berkumpul untuk mengikuti perhelatan penting, yakni Ujian Akhir Berstandar Nasional (UABN).
Pelaksanaan ujian ini menjadi tonggak krusial dalam mengevaluasi capaian pembelajaran keagamaan para santri setelah menempuh masa pendidikan di tingkat dasar.
Momentum Evaluasi Pendidikan Keagamaan di Lembang
Penyelenggaraan UABN tahun ini dipusatkan di SDN 2 Kayuambon sebagai langkah strategis untuk memfasilitasi koordinasi dan pengawasan yang lebih efektif. Sejak pukul 13.00 sampai 17.00 WIB, para peserta yang mengenakan seragam khas madrasah tampak antusias namun tetap tenang menghadapi lembar soal yang telah disiapkan secara nasional. Ujian ini mencakup berbagai mata pelajaran esensial, mulai dari Al-Qur’an Hadis, Aqidah Akhlak, Fikih, Sejarah Kebudayaan Islam (SKI), hingga Bahasa Arab, yang semuanya dirancang untuk mengukur kedalaman pemahaman santri terhadap ajaran agama Islam.
Standarisasi Kualitas dan Pengawasan Ketat
Ketua panitia pelaksana tingkat kecamatan dalam keterangannya menyampaikan bahwa penggunaan standar nasional dalam ujian ini bertujuan untuk menyetarakan kualitas lulusan MDTU di seluruh wilayah.
