Langkah ini juga akan mendukung sistem Enterprise Resource Planning (ERP) kampus, yang nantinya dapat mengintegrasikan berbagai layanan seperti keuangan, akademik, kepegawaian, dan penelitian dalam satu platform cerdas berbasis AI.
Menuju Kampus Cerdas dan Berdaya Saing
Dengan terobosan ini, Politeknik Praktisi Bandung memperkuat posisinya sebagai kampus vokasi yang adaptif terhadap perubahan zaman.
Implementasi sistem berbasis AI diharapkan dapat dimulai pada tahun akademik 2026/2027, dengan tahap awal berupa digitalisasi proses administrasi dan pengelolaan akademik.
“Kami yakin, penerapan AI bukan hanya meningkatkan efisiensi manajemen, tetapi juga mempercepat terciptanya budaya kerja modern yang kolaboratif, akuntabel, dan responsif terhadap kebutuhan mahasiswa serta dunia industri,” tambah Prof. Obsatar.**
(Red)




















DFir





