Menu

Mode Gelap
Edukasi dan Sosialisasi Literasi Keuangan serta Pembiayaan APBN MPLS Pancawaluya SMK Wiraswasta Cimahi Tahun Ajaran 2026/2027 PAKAR PBB sebagai Upaya Penguatan Karakter Siswa SMPN 7 Cimahi Pelepasan Mahasiswa Peserta Program PROBIDIK Gema Jawa Barat dan Penanggulangan MoU SMK bersama Dunia Industri Pembukaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran 2026-2027 Kota Cimahi Festival Asia Afrika 2026 Meriah, Karnaval Budaya Satukan Semangat Persahabatan Antarbangsa

Komunitas

GLB Gagal Berangkat ke Belanda karena Kelalaian Pihak yang Mengaku sebagai Travel Agent

badge-check

GLB Gagal Berangkat ke Belanda karena Kelalaian Pihak yang Mengaku sebagai Travel Agent Perbesar

SAMBAS MEDIA – Gentra Lestari Budaya (GLB) sebuah komunitas lintas profesi yang menaungi ribuan seniman muda dari seluruh Indonesia,dan juga berada dibawah naungan Formas dengan Dewan pembina bapak Hashim Djojohadikusumo dan Ketua Umum Formas Bapak Handoyo Budhisejati, kembali mendapat undangan kegiatan misi kebudayaan di Utrech Belanda, acara yang diselenggarakan oleh DMI berlangsung dari tanggal 30 Oktober – 2 November 2025.

Namun kali ini mendapatkan pengalaman yang sangat mengecewakan dan menyedihkan, serta menimbulkan kerugian moril maupun materi, karena kelalaian dari pihak yang mengaku sebagai travel agent dan pada akhirnya diketahui hanya mengaku sebagai travel agent dan orang tersebut melimpahkan lagi tugasnya kepada pihak travel, sehingga tim Gentra Lestari Budaya gagal berangkat ke Belanda karena keterlambatan proses pembuatan Visa, dan hingga saat ini proses visa masih berjalan.

Salah satu pendiri Gentra Lestari Budaya Prabudi Dharma mengatakan, Senin (03/11/2025), bahwa para seniman yang senantiasa berjuang mati-matian untuk budaya Indonesia, dan bertujuan ingin mengangkat putra daerah di kancah Internasional, namun ada saja pihak-pihak yang ingin mencari keuntungan pribadi, sehingga merugikan baik moril maupun materi. Hal ini sangat disayangkan karena betapa sulitnya saat ini perjuangan para seniman tradisional untuk melangkah, terlebih kami harus berjuang mencari sponsor secara mandiri, dan juga perjuangan anak-anak dari berbagai daerah diantaranya Sumsel, NTT, Sumbar, Jawa Barat, dan lain-lain yang ikut merasakan beban moril sangat luar biasa, ungkapnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Tsunami Penarikan Berkas di Sekolah Swasta Apabila Ada Tambahan Kuota Sekolah Negeri

2 Juli 2026 - 13:00 WIB

FKSS Jabar Minta Kejelasan terkait Penambahan Kuota di Sekolah Negeri

24 Juni 2026 - 14:00 WIB

FKSS SMA Jawa Barat Dukung MoU Sekolah Swasta Tetapi Harus Ada Kepastian

22 Juni 2026 - 10:00 WIB

Sego Rongewu Episode III seri 28 Bersama PT Terminal Peti Kemas, Sukses dengan Antusiasme Warga Pakal di Taman Cahaya

21 Juni 2026 - 16:00 WIB

IABO 2026 Pameran Pengetahuan Ilmiah Biologi, Kemampuan Penelitian, dan Keterampilan Berpikir Kritis

16 Juni 2026 - 12:00 WIB

Trending di Komunitas