Menu

Mode Gelap
Hardiknas 2026, Momentum Refleksi dan Hidupkan Kembali Spirit Pendidikan Nasional Mini Job Fair SMKN 5 Pangalengan Jembatani Lulusan dengan Dunia Industri Pelajar Indonesia Tampilkan Solusi Masa Depan di Young Change-Maker Summit 2026 Pembinaan Kepala SMKN Se-Jabar Guna Penguatan Mutu Pendidikan Vokasi Program Berkelanjutan TPS Pelindo 3 Siapkan 3.000 bibit Penanaman Mangrove di Wisata Sontoh Laut-Asemrowo Sinergi Dua Rektor Muda, Kolaborasi Kampus Dorong Inovasi Pendidikan Tinggi

Komunitas

GLB Gagal Berangkat ke Belanda karena Kelalaian Pihak yang Mengaku sebagai Travel Agent

Perbesar

SAMBAS MEDIA – Gentra Lestari Budaya (GLB) sebuah komunitas lintas profesi yang menaungi ribuan seniman muda dari seluruh Indonesia,dan juga berada dibawah naungan Formas dengan Dewan pembina bapak Hashim Djojohadikusumo dan Ketua Umum Formas Bapak Handoyo Budhisejati, kembali mendapat undangan kegiatan misi kebudayaan di Utrech Belanda, acara yang diselenggarakan oleh DMI berlangsung dari tanggal 30 Oktober – 2 November 2025.

Namun kali ini mendapatkan pengalaman yang sangat mengecewakan dan menyedihkan, serta menimbulkan kerugian moril maupun materi, karena kelalaian dari pihak yang mengaku sebagai travel agent dan pada akhirnya diketahui hanya mengaku sebagai travel agent dan orang tersebut melimpahkan lagi tugasnya kepada pihak travel, sehingga tim Gentra Lestari Budaya gagal berangkat ke Belanda karena keterlambatan proses pembuatan Visa, dan hingga saat ini proses visa masih berjalan.

Salah satu pendiri Gentra Lestari Budaya Prabudi Dharma mengatakan, Senin (03/11/2025), bahwa para seniman yang senantiasa berjuang mati-matian untuk budaya Indonesia, dan bertujuan ingin mengangkat putra daerah di kancah Internasional, namun ada saja pihak-pihak yang ingin mencari keuntungan pribadi, sehingga merugikan baik moril maupun materi. Hal ini sangat disayangkan karena betapa sulitnya saat ini perjuangan para seniman tradisional untuk melangkah, terlebih kami harus berjuang mencari sponsor secara mandiri, dan juga perjuangan anak-anak dari berbagai daerah diantaranya Sumsel, NTT, Sumbar, Jawa Barat, dan lain-lain yang ikut merasakan beban moril sangat luar biasa, ungkapnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Aksi Tanam 3.000 Mangrove Baksos’e Suroboyo bersama TPS Pelindo 3 di Sontoh Laut

29 April 2026 - 11:00 WIB

Pelantikan Pengurus Paguyuban Pasundan Se-Tanah Papua Periode 2025-2030

26 April 2026 - 14:00 WIB

Rencana AKSI Baksos’e Suroboyo Berkolaborasi dengan TPS Pelindo 3 dan Kelompok Masyarakat Peduli Lingkungan

22 April 2026 - 09:00 WIB

Gentra Lestari Budaya hadir di Paguyuban BANDUNGARIUNG Membawa UMKM Lokal ke Global

16 April 2026 - 11:37 WIB

Paguyuban Pedagang Kaki Lima Cijagra Gelar Santunan bagi Anak Yatim dan Dhuafa

15 Maret 2026 - 17:25 WIB

Trending di Komunitas
Exit mobile version