SAMBAS MEDIA – Gentra Lestari Budaya (GLB) sebuah komunitas lintas profesi yang menaungi ribuan seniman muda dari seluruh Indonesia,dan juga berada dibawah naungan Formas dengan Dewan pembina bapak Hashim Djojohadikusumo dan Ketua Umum Formas Bapak Handoyo Budhisejati, kembali mendapat undangan kegiatan misi kebudayaan di Utrech Belanda, acara yang diselenggarakan oleh DMI berlangsung dari tanggal 30 Oktober – 2 November 2025.
Namun kali ini mendapatkan pengalaman yang sangat mengecewakan dan menyedihkan, serta menimbulkan kerugian moril maupun materi, karena kelalaian dari pihak yang mengaku sebagai travel agent dan pada akhirnya diketahui hanya mengaku sebagai travel agent dan orang tersebut melimpahkan lagi tugasnya kepada pihak travel, sehingga tim Gentra Lestari Budaya gagal berangkat ke Belanda karena keterlambatan proses pembuatan Visa, dan hingga saat ini proses visa masih berjalan.
Salah satu pendiri Gentra Lestari Budaya Prabudi Dharma mengatakan, Senin (03/11/2025), bahwa para seniman yang senantiasa berjuang mati-matian untuk budaya Indonesia, dan bertujuan ingin mengangkat putra daerah di kancah Internasional, namun ada saja pihak-pihak yang ingin mencari keuntungan pribadi, sehingga merugikan baik moril maupun materi. Hal ini sangat disayangkan karena betapa sulitnya saat ini perjuangan para seniman tradisional untuk melangkah, terlebih kami harus berjuang mencari sponsor secara mandiri, dan juga perjuangan anak-anak dari berbagai daerah diantaranya Sumsel, NTT, Sumbar, Jawa Barat, dan lain-lain yang ikut merasakan beban moril sangat luar biasa, ungkapnya.



















DFir





