Menu

Mode Gelap
Kejati Jabar Gelar Kegiatan Penyuluhan Hukum Jaksa Masuk Sekolah di SMPN 1 Padalarang Kolaborasi CSA Indonesia, Q-SYS, dan Shure Hadirkan Pusat Teknologi Terintegrasi Jaksa Sahabat Guru Ciptakan Sekolah yang Aman dan Nyaman, Anti Bullying serta Anti Kekerasan Gentra Lestari Budaya hadir di Paguyuban BANDUNGARIUNG Membawa UMKM Lokal ke Global Ketua Umum DePA-RI Minta Menteri Haji Tidak Ceroboh Soal War Tiket Haji Road to YKABF 2026 Digelar, Picu Antusiasme Menuju Perhelatan Utama

Pemerintahan

Pemberian Paket Protein Hewani Untuk Pencegahan dan Penanganan Stunting di Kecamatan Bandung Kulon

badge-check

Pemberian Paket Protein Hewani Untuk Pencegahan dan Penanganan Stunting di Kecamatan Bandung Kulon Perbesar

SAMBAS MEDIA, BANDUNG – Kecamatan Bandung Kulon terpilih menjadi kecamatan yang menerima program Pembagian Paket Protein Hewani Untuk Pencegahan dan Penanganan Stunting di Jawa Barat melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Provinsi Jawa Barat di Aula Kecamatan Bandung Kulon, Jum’at (14/11/2025).

Pada program ini Kecamatan Bandung Kulon mendapatkan 125 paket Protein Hewani yang kegiatannya langsung dihadiri oleh Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Bandung H. Gin-Gin Ginanjar, Plt. Camat Bandung Kulon Ringgas Pane, TP-PKK Provinsi Jawa Barat Pokja 3, Ketua TP-PKK Kecamatan Bandung Kulon, Kader Posyandu dari tiap kelurahan serta tamu undangan lainnya.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Bandung H. Gin-Gin Ginanjar menyampaikan bahwa program pembagian paket Protein Hewani ini merupakan program DKPP Provinsi Jawa Barat guna mencegah dan menurunkan angka stunting di Kota Bandung yang masih di angka 22,8% padahal angka maksimal stunting berada di angka 14-16%. Isi dalam satu paket diantaranya 2 ekor ayam beku, 10 butir telur dan 2 susu UHT serta ditambah produk Buruan Sae berupa sayuran.

H. Gin-Gin Ginanjar berharap program ini bisa menurunkan angka stunting serta munculnya kemandirian pangan dari masyarakat untuk selalu mengkonsumsi makanan yang bergizi, sehat dan segar. Selain muncul pula kesadaran masyarakat untuk bisa memanfaatkan lahan kosong di rumahnya untuk ditanami sayur maupun mengurus ternak yang memiliki nilai manfaat sehingga untuk kedepannya tidak mengandalkan lagi bantuan dari pemerintah, ujarnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Pentingnya Penguatan Peran Komite dalam Peningkatan Kualitas Madrasah Aliyah

15 April 2026 - 10:00 WIB

Audiensi Kakanwil Kemenag Jabar dan PGMM Bahas Kesejahteraan Guru Madrasah

13 April 2026 - 15:00 WIB

Wujudkan Manusia Hebat, Kakanwil Ingin Jawa Barat Menjadi Kota Madrasah

12 April 2026 - 13:00 WIB

Disdik Jabar kembali Gelar Uji Publik SPMB 2026 Persiapkan Proses Penerimaan yang Lebih Terarah

10 April 2026 - 13:00 WIB

Penyaluran Bantuan Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) Upaya Menjaga Ketahanan Pangan

10 April 2026 - 12:00 WIB

Trending di Pemerintahan